Penguatan Kompetensi dan Soft Skills melalui Implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 1 Merangin

  • Hidayatul Fadliah Universitas Merangin
  • Riska Meisyi Putri Universitas Merangin
  • Sarinah Sarinah Universitas Merangin
Keywords: Independent Curriculum, Project-Based Learning, Teacher Competence, Student Soft Skills

Abstract

The Independent Curriculum provides educators with flexibility in designing learning that focuses on developing students' competencies and strengthening their character. However, its implementation in various educational units, including MTs Negeri 1 Merangin, still faces challenges, particularly in increasing teacher capacity to implement learning that fosters students' soft skills. This Community Service activity aims to improve teachers' pedagogical and professional competencies through the implementation of project-based learning in accordance with the principles of the Independent Curriculum. The method used was Participatory Action Research (PAR) with stages of training, mentoring, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires, then analyzed descriptively quantitatively. The activity was packaged in an extracurricular performance involving OSIM, ROHIS, UKS, PMR, PIK-R, and Pramuka. The results showed an increase in teacher understanding, a collaborative culture, and strengthening of students' character and soft skills.

References

Afifah, N. (2023). Penguatan Soft Skills Peserta Didik melalui Project-Based Learning pada Kegiatan Ekstrakurikuler. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 88–98.

Andriani, R. (2022). Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah. Jurnal Kajian Pendidikan, 9(3), 187–200.

Anwar, H. (2023). Refleksi Guru terhadap Pembelajaran Merdeka. Jurnal Pendidikan Reflektif, 9(1), 21–37.

Azizah, R. (2021). Pendekatan Participatory Action Research dalam Pengembangan Kompetensi Guru. Jurnal Pengabdian Pendidikan, 5(4), 312–321.

Dewi, M. (2023). Peningkatan Soft Skill melalui Pembelajaran Berbasis Proyek. Jurnal Inovasi dan Kreativitas, 5(1), 44–59.

Fadli, M. (2020). Pendidikan Abad 21 dan Pengembangan Soft Skill. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(2), 78–89.

Fathurrohman, M. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(2), 145–156.

Fauzan, H. (2020). Pendekatan Participatory Action Research dalam Pengabdian Masyarakat. Jurnal Abdimas Edu, 3(2), 55–65.

Hartono, S. (2022). Membangun Budaya Kolaboratif Guru melalui Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 55–66.

Hasanah, N. (2022). Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 8(3), 45–58.

Hidayat, A. (2023). Efektivitas Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 178–189.

Indrawati, M. (2021). Penguatan Kompetensi Profesional Guru melalui Pelatihan Kolaboratif. Jurnal Abdimas Nusantara, 5(1), 15–26.

Kemdikbudristek. (2021). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Direktorat GTK.

Kurniawan, B. (2020). Model Pelatihan Guru untuk Kompetensi Abad 21. Jurnal Inovasi Pendidikan Guru, 3(3), 145–156.

Koshy, V. (2019). Action Research for Improving Educational Practice: A Step-by-Step Guide. SAGE Publications.

Lestari, N. (2021). Peningkatan Kompetensi Guru melalui Komunitas Belajar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi, 6(2), 89–99.

Mulyasa, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications.

Ningsih, E. (2023). Asesmen Autentik dalam Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(2), 102–112.

Puspitasari, R. (2022). Integrasi Soft Skill dalam Proyek Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 55–70.

Pratama, D. (2022). Kolaborasi dan Inovasi dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Terapan, 7(2), 33–47.

Rahayu, T. (2021). Efektivitas Pelatihan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pelatihan, 6(2), 45–53.

Rahayu, S. (2022). Peningkatan Kompetensi Profesional Guru melalui Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 4(3), 301–310.

Rahman, A. (2023). Penguatan Kompetensi Guru dalam Era Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 56(2), 101–113.

Rahmawati, I. (2021). Implementasi Pendampingan Guru dalam Pembelajaran Berbasis Proyek di Sekolah Menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 3(2), 115–123.

Setiawan, T. (2022). Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Pengembangan Kompetensi. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 8(4), 90–102.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulastri, D. (2022). Integrasi Soft Skills melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 150–160.

Suryani, E. (2023). Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 67–82.

Utami, L. (2020). Pelatihan Guru Berbasis PAR dalam Penguatan Kompetensi Pedagogik. Jurnal Abdimas Pendidikan, 4(2), 76–88.

Wibowo, T. (2022). Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek. Jurnal Pendidikan Inovatif, 9(3), 210–219.

Wulandari, S. (2023). Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Kurikulum, 11(2), 134–145.

Yusuf, I. (2021). Pengembangan Profesionalisme Guru di Era Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 2(4), 98–110.

Published
2025-12-31