JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora
https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Falsafah
<p><strong>Jurnal Ilmiah Falsafah</strong> is a peer review journal. <strong>Jurnal Ilmiah Falsafah</strong> is published by Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. <strong>Jurnal Ilmiah Falsafah</strong> is an academic journal that emphasizes actual issues relating to Philosophy, Theology, and Humanities. <strong>Jurnal Ilmiah Falsafah</strong> focuses on several topics including 1) Religion and Philosophy, 2) Philosophy of the Quran, 3) Theology and Aqidah, 4) Interpretation of the Quran, 5) Interpretation Methodology, 6) Phenomenology of Religion, 7) Comparative Religion 8) Living Quran dan Hadits, 9) History of Religion, and 10) History of Interpretation. <strong>Jurnal Ilmiah Falsafah</strong> publishes issues twice a year in January and July. The language of manuscript accepted is either in Bahasa Indonesia or English. The manuscript submitted to <strong>Jurnal Ilmiah Falsafah</strong> must be original both library and field reserach. <strong>Jurnal Ilmiah Falsafah </strong>applies turnitin for plagiarism screening. The authors should comply the submitted manuscripts with the article template of <strong>Jurnal Ilmiah Falsafah</strong>.</p>Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambasen-USJURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora2460-3635Menerapkan Strategi Pembelajaran Efektif untuk Capaian Pembelajaran Literasi Numerasi dan Sains Peserta Didik di SMK Negeri 3 Cimahi
https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Falsafah/article/view/4776
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran efektif dan dampaknya terhadap capaian literasi, numerasi, dan sains peserta didik di SMK Negeri 3 Cimahi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi hubungan antara strategi pembelajaran dan peningkatan kompetensi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi berbasis proyek, problem-based learning, dan inquiry-based learning mampu meningkatkan literasi, numerasi, dan sains secara signifikan. Peserta didik menunjukkan kemampuan membaca dan memahami teks lebih baik, keterampilan numerik yang lebih akurat, serta penerapan konsep ilmiah yang lebih relevan dengan praktik keahlian masing-masing. Selain itu, strategi pembelajaran ini juga mendorong pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, kreativitas, kemampuan analitis, dan pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran efektif menjadi kunci untuk mencapai pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka serta kompetensi abad ke-21.</p>Yanti SapitriIrawan
Copyright (c) 2026 Yanti Sapitri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-062026-10-06122113Konstruksi Pengetahuan dalam Ilmu dan Kebudayaan (Suatu Kajian Epistemologis)
https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Falsafah/article/view/4813
<p>Perkembangan ilmu pengetahuan selalu berhubungan dengan nilai dan praktik budaya yang membentuk cara masyarakat memahami realitas. Karena itu, kajian filsafat ilmu dan kebudayaan diperlukan untuk melihat bagaimana pengetahuan ilmiah lahir, dibenarkan, dan diarahkan dalam konteks sosial tertentu. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan epistemologis antara proses produksi pengetahuan dan konstruksi budaya, serta menjelaskan peran budaya dalam membentuk kerangka berpikir ilmiah dan kriteria kebenaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan. Literatur primer dan sekunder terbitan sepuluh tahun terakhir dalam bidang epistemologi, filsafat budaya, dan sosiologi pengetahuan dianalisis untuk menelusuri pola hubungan antara ilmu dan kebudayaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebudayaan tidak hanya menjadi latar tempat ilmu berkembang, tetapi turut mengarahkan cara ilmuwan merumuskan masalah, memilih metode, dan menafsirkan data. Sebaliknya, perkembangan ilmu turut memengaruhi perubahan budaya melalui inovasi dan pembentukan pola pikir baru. Hubungan ini bersifat timbal balik dan saling menentukan. Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami ilmu pengetahuan sebagai bagian dari proses kebudayaan, sehingga pengembangannya lebih relevan, etis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat</p>Ineke Hanny RahmawatiAch. Farhan Nur HidayatRifqi Delvian NaufalWanda Febrian TriyansyahCarsiwan
Copyright (c) 2026 INEKE RAHMAWATI, Ach. Farhan Nur Hidayat, Rifqi Delvian Naufal, Wanda Febrian Triyansyah, Carsiwan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-062026-10-06122142610.37567/jif.v12i2.4813