Strategi Pemasaran Syariah Dengan Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Pada Usaha Madu Sumbawa

  • Syamsul Hidayat Syamsul Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar
  • Milli Hariyanti Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar
  • Tri Ramitasari Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar
  • Fahri Januardi Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar
  • Feri Irawan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar
Keywords: Madu Sumbawa, Pemasaran Syariah, Media Sosial, Penjualan.

Abstract

Madu Sumbawa merupakan produk unggulan yang memiliki potensi ekonomi yang besar. Namun, masih banyak pelaku usaha madu Sumbawa yang mengalami kendala dalam memasarkan produknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi pemasaran syariah yang efektif dengan menggunakan media sosial untuk meningkatkan penjualan dari produk madu yang ada di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang didapatkan di lapangan. Data yang diperoleh dikumpulkan dan dianalisis, serta ditentukan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran syariah menggunakan media sosial sangat efektif dalam meningkatkan pendapatan penjualan pada usaha madu Sumbawa. Strategi-strategi tersebut harus dilaksanakan dengan tekun, konsisten, dan harus melakukan perencanaan yang matang agar dapat diimplementasikan oleh para pengusaha madu di Sumbawa, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Strategi tersebut meliputi membangun citra syariah, memanfaatkan media sosial, menawarkan program promo dan diskon, dan membangun komunitas online. Implementasi strategi pemasaran syariah dengan media sosial bisa berpengaruh signifikan terhadap penjualan madu Sumbawa jika dijalankan dengan tekun dan konsisten, serta dengan memberikan konten-konten yang menarik serta memberikan edukasi kepada pembeli tentang produk madu yang dijual. Selain itu, para wirausahawan harus menjaga kualitas produk sehingga pembeli mau membeli kembali.

Published
2026-06-30