Penerapan Keadilan dalam Penafsiran Unsur Pembuktian Tidak Sederhana Pada Pengembang (Developer) Selaku Debitor Pailit dalam Rangka Melindungi Kepentingan Hukum Kreditor
Abstract
This study analyzes the application of justice in the interpretation of the not-simple proof element in developer bankruptcy cases to protect both debtor and creditor legal interests. Using normative legal research with conceptual and statutory approaches, the study finds a shift in court decisions from legal formalism to substantive justice, particularly since the issuance of Supreme Court Circular Letter No. 3 of 2023. This change effectively protects developers from premature bankruptcy, in line with legal theories of Radbruch and Aristotle and global trends of prioritizing business continuity. However, this shift paradoxically creates a legal dilemma for creditors, who lose access to a quick and efficient mechanism for debt settlement, thus compromising their legal certainty and benefits. This research concludes that a balance between protecting both parties is a crucial issue, and future studies should explore alternative dispute resolution mechanisms to ensure a more equitable and efficient legal system for all stakeholders.
References
Afdhali, D. R., & Syahuri, T. (2023). Idealitas Penegakan Hukum Ditinjau dari Perspektif Teori Tujuan Hukum. Collegium Studiosium Journal, 6(2), 555–561. https://doi.org/10.21009/csj.v6i2.40046
Amboro, F. Y. P. (2018). Lehman Brothers: Sebuah Pembelajaran Restrukturisasi bagi Indonesia. Journal of Judicial Review, 20(2), 217–234. https://doi.org/10.37253/jjr.v20i2.305
Andaru, D., & Adiwinarto, S. (2025). Pembuktian Tidak Sederhana Kepailitan Pengembang Apartemen di dalam SEMA 3 Tahun 2023. Indonesian Journal of Law and Justice, 3(1), 5–7.
Darmawan, D. D. (2025). Teori Keadilan John Rawls dalam Reformasi Penegakan Hukum di Indonesia. Dandapala. https://dandapala.com/article/detail/teori-keadilan-john-rawls-dalam-reformasi-penegakan-hukum-di-indonesia
Dedy Kurniadi & Co. (2024). Pembuktian Sederhana Dalam Permohonan PKPU terhadap Pengembang. https://dedykurniadi.com/pembuktian-sederhana-dalam-permohonan-pkpu-terhadap-pengembang/
Hukumonline. (2024). Developer Tak Bisa Dipailit/PKPU, SEMA 3/2023 Dinilai Halangi Hak Hukum Kreditur Cari Keadilan. https://www.hukumonline.com/berita/a/developer-tak-bisa-dipailit-pkpu--sema-3-2023-dinilai-halangi-hak-hukum-kreditur-cari-keadilan-lt663a1c8d0e1d8/
Kontan. (2021). Pailit yang Menerpa Pengembang Properti Rugikan Konsumen. Industri.Kontan.co.id. https://industri.kontan.co.id/news/pailit-yang-menerpa-pengembang-properti-rugikan-konsumen
Prameswari, A. R., Gultom, E., & Rahmawati, E. (2024). ANALISIS YURIDIS TERHADAP KUALIFIKASI PEMBUKTIAN SEDERHANA DALAM KASUS PAILIT DEVELOPER RUMAH SUSUN DITINJAU DARI SEMA NOMOR 3 TAHUN 2023 DAN UNDANG-UNDANG TENTANG KEPAILITAN DAN PKPU. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 8(1), 99–115. https://doi.org/10.23920/acta.v8i1.1935
Puspaningsih, U. (2022). Tiga Aliran Konvensional tentang Tujuan Hukum. Pengadilan Agama Sidikalang. https://pa-sidikalang.go.id/artikel/3125-tiga-aliran-konvensional-tentang-tujuan-hukum
Putusan Nomor 2/Pdt.Sus-Pailit/2025/PN Niaga Jkt.Pst (PT. Long Coal Indonesia vs. Park Joung In) (2025). https://putusan3.mahkamahagung.go.id
Ramadhani, L. (2024). Keberlakuan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023 dalam Pembatasan Permohonan Kepailitan atas Pengembang Apartemen [Skripsi]. Universitas Diponegoro.
Risquanty, C. D. (2022). Akibat Hukum Kepailitan bagi Pengembang Terhadap Pembeli (Konsumen) Satuan Rumah Susun (Apartemen). Jurnal Education and Development, 10(3), 34–38. https://doi.org/10.37081/ed.v10i3.3986
Sari, V. V. (2024). Pembuktian Sederhana dalam Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang bagi Pengembang Apartemen dan/atau Rumah Susun [Skripsi, Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta]. https://digilib.uin-suka.ac.id/
Soekanto, S. (2014). Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. RajaGrafindo Persada.
SP, M. A. H., Sunarmi, & Sukarja, D. (2019). Kajian Hukum Perbandingan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Indonesia dengan Restrukturisasi Utang di Amerika Serikat [Tesis, Universitas Sumatera Utara]. https://repositori.usu.ac.id/
Tambunan, B. R. L. (2024). Kepastian Hukum Bagi Konsumen Pembeli Unit Apartemen Akibat Terbitnya Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023 Dalam Mengajukan Permohonan Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang [Skripsi]. Universitas Tarumanagara.
Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan Dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (2004).
Yatna, I. K. G. S. S., & Purwanti, N. P. (2020). Perbandingan Hukum Negara Indonesia dengan Hukum Negara Belanda Dalam Penyelesaian Perkara Sisa Hutang Debitor Pailit. Acta Comitas: Jurnal Hukum Kenotariatan, 5(1), 150–164. https://doi.org/10.24843/AC.2020.v05.i01.p12
Copyright (c) 2025 Vincent Hermawan, Richard C. Adam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)


