PENGEMBANGAN KREATIVITAS DALAM PERSPEKTIFTEORI BELAHAN OTAK KIRI DAN KANAN

  • Astaman Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Muhammad Syafiuddin Sambas
Keywords: Kreativitas, Otak Kiri dan Kanan, Gaya Belajar

Abstract

Kreativitas bukanlah kualitas istimewa yang hanya dimiliki oleh segelintir orang saja. Kreativitas ada pada diri semua orang. Kreativitas menyangkut cara berfikir kreatif. Yaitu kemampuan untuk melihat bermacam-macam jawaban terhadap satu pertanyaan. Otak merupakan bagian yang sangat penting dalam diri manusia karena semua proses pembelajaran berpusat pada otak. Roger W. Sparry menemukan bahwa otak terbagi menjadi dua bagian yakni otak kiri dan kanan. Masing-masing mempunyai peran dan fungsi yang berbeda. Atas dasar pembagian inilah, kemudian muncul teori belahan otak kiri dan kanan yang pada akhirnya juga ikut mempengaruhi kreativitas dan gaya belajar seseorang baik dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupannya sehari-hari. Tipe orang yang memproses informasi dengan menggunakan otak kiri lebih menyukai lingkungan belajar yang sunyi, pencahayaan yang terang, dan dirancang secara formal. Mereka tidak memerlukan makanan cemilan, bisa belajar dengan kondisi terbaik saat sendiri atau dengan kehadiran figur yang berwenang. Sebaliknya,
orang yang memperoleh informasi dengan menggunakan otak kanan lebih menyukai pengalihan kebisingan atau musik, pencahayaan redup, rancangan informal, makanan cemilan, mobilitas dan interaksi dengan orang lain di tempat kerja, selama belajar atau sedang berkonsentrasi.

References

Chatib, Munif, 2012, Sekolahnya Manusia, Bandung: Kaifa.
Given, Barbara K, 2007, Brain-Based Teaching, Terj. Lala Herawati Dharma, Bandung: Kaifa.
Mahmud, 2010, Psikologi Pendidikan, Bandung: CV. Pustaka Setia.
Munandar, Utami S.C, 1985, Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah, Jakarta: PT. Gramedia.
Musbikin, Imam, 2006, Mendidik Anak Kreatif ala Einstein, Yogyakarta: Mitra Pustaka.
Shahib, Nurhalim M, 2010, Pembinaan Kreativitas Anak Guna Membangun Kompetensi, Bandung: PT. Alumni.
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Roger_Wolcott_Sperry, diakses pada tgl 9 April 2016, pukul 13.25 wib
http:/makalahpendidikanislamiismail.blogspot.com/2015/06/teori-neurofisiologis-roger-wsperry, diakses pada tanggal 10 April 2016, pukul 23.00 wib
http://belajarpsikologi.com/macam-macam-gaya-belajar/diakses pada tanggal 27 Mei 2016, pukul 22.15 wib
http://www.pontianakpost.com/?mib=berita.detail&id=38110, diakses pada tanggal 28 Mei 2016, pukul 21.45 wib
Yusuf, Syamsu LN dan Nurihsan, Yuntuka A. 2005, Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Published
2020-06-03
Section
Articles