https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/samawa/issue/feedSamawa (Sakinah, Mawaddah Warahmah)2026-03-05T12:47:15+08:00Yusrainyusrainasshofwah@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">SAMAWA (Sakinah, Mawaddah Warahmah) : Jurnal Kajian Keluarga, Gender dan Anak adalah jurnal di bawah penerbit Institut Agama Islam Sultan Muhammad syafiuddin Sambas yang kajiannya fokus pada tema-tema Ilmu Sosial dan Budaya. Adapun skop jurnal ini adalah kajian mengenai problem keluarga, gender, dan anak. Jurnal ini terbit 6 bulanan pada periode Januari-Juni dan Juli-Desember. Naskah yang diterbitkan adalah hasil kajian yang original, bukan karya jiplakan atau plagiasi. Untuk meningkatkan kualitas karya, jurnal ini menerapkan penanganan naskah dengan proses penjaringan dan telaah oleh ahli melalui peer-review process.</p>https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/samawa/article/view/5103POLA ASUH PADA ERA MODERN2026-03-05T12:22:12+08:00Yayan Ridwanyayan.ridwan@gmail.com<p><em>This study aims to analyze the concept of parenting patterns from the perspective of Islamic education and their relevance in the modern era characterized by rapid digital technological development. The family is the first and primary educational institution that plays a strategic role in shaping children’s personality, morality, and religious awareness. In the modern context, parenting is not only focused on fostering faith, moral values, and religious practices, but also requires parents’ ability to address digital challenges through open communication approaches, digital parenting, technological literacy, and the strengthening of 21st-century character skills. This research employs a qualitative approach using a library research method, drawing upon literature in Islamic education, educational psychology, and Qur’anic exegesis related to child-rearing. The findings indicate that effective modern parenting adopts an authoritative style that integrates firmness, warmth, role modeling, habituation of religious values, and adaptation to technological developments. A balanced and adaptive parenting approach is proven to be essential in nurturing children who are faithful, morally upright, and capable of facing global challenges wisely.</em></p>2026-03-05T12:22:12+08:00Copyright (c) 2026 Samawa (Sakinah, Mawaddah Warahmah)https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/samawa/article/view/4940SERTIFIKASI HALAL JAJANAN KEMASAN KERUPUK SLONDOK : UPAYA PEREMPUAN DESA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus UMKM Dieta-Wara Di Desa Pendawan Kecamatan Sambas)2026-03-05T12:47:15+08:00Iva Ashari Anandaanandaivaashari@gmail.comAbd Rauf Muhammad AminAbdul.tauf@uin-alauddin.ac.idCut Muthiadincutmuthiadin@uin-alauddin.ac.id<p>Ubi kayu merupakan komoditas pangan lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila diolah menjadi produk bernilai tambah, salah satunya kerupuk <em>slondok</em>. Di Desa Pendawan Kecamatan Sambas, produk olahan ini dikembangkan oleh pelaku usaha perempuan melalui UMKM Dieta-Wara sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis pangan lokal. Meskipun produk <em>slondok</em> memiliki potensi pasar yang luas, tantangan utama yang dihadapi ialah belum optimalnya aspek legalitas dan sertifikasi halal yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan desa dalam mengembangkan usaha <em>slondok</em> serta urgensi sertifikasi halal dalam meningkatkan nilai ekonomi dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research) melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada pelaku UMKM Dieta-Wara di Desa Pendawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi dan penjualan kerupuk <em>slondok</em> dan <em>puyur</em> dengan kapasitas bahan mentah sekitar 7 kg per hari menghasilkan pendapatan rata-rata sebesar Rp535.000 per hari. Sertifikasi halal menjadi kebutuhan strategis yang belum sepenuhnya terealisasi, padahal sangat penting untuk memperluas jangkauan pasar dan menjamin kehalalan produk bagi konsumen Muslim. Keterlibatan perempuan dalam seluruh rantai produksi memperlihatkan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai agen ekonomi produktif di pedesaan. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya pendampingan sertifikasi halal, pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing UMKM perempuan di sektor pangan lokal. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan komunitas UMKM, sertifikasi halal dapat menjadi instrumen penggerak ekonomi keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan gender.</p>2026-03-05T12:47:15+08:00Copyright (c) 2026 Samawa (Sakinah, Mawaddah Warahmah)