Pengaruh Kekerasan Psikologis Terhadap Kesehatan Mental Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Sebuah Studi Psikologis dan Hukum
Abstract
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah masalah sosial yang kompleks dan terus meningkat di berbagai negara, termasuk Indonesia. KDV tidak hanya mencakup kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan psikologis yang seringkali sulit untuk dideteksi dan berdampak buruk pada kesehatan mental korban. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak hanya berdampak fisik tetapi juga membawa konsekuensi serius terhadap kesehatan mental korban, terutama dalam bentuk kekerasan psikologis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kekerasan psikologis terhadap kondisi psikologis korban KDRT melalui pendekatan multidisipliner yang mencakup perspektif psikologis dan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan wawancara mendalam dengan korban KDRT, praktisi hukum, dan psikolog klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan psikologis, seperti intimidasi, manipulasi emosional, dan isolasi sosial, secara signifikan meningkatkan risiko gangguan kecemasan, depresi, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan menurunkan kualitas hidup korban. Dari sisi hukum, temuan menunjukkan adanya tantangan dalam pembuktian dan penegakan hukum terkait kekerasan psikologis dibandingkan kekerasan fisik, meskipun perlindungan hukum sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Studi ini merekomendasikan penguatan sinergi antara penegak hukum dan layanan psikologis serta peningkatan edukasi masyarakat untuk mengenali dan mencegah kekerasan psikologis dalam rumah tangga
References
Ariadi, R. (2024). Pengaruh Kekerasan Terhadap Kesehatan Mental Dampak Jangka Panjang. Circle Archive, 1(4).
Hadi, A. (2021). Penelitian kualitatif studi fenomenologi, case study, grounded theory, etnografi, biografi. CV. Pena Persada.
Kanda, A. S., & Kivania, R. (2024). Dampak Toxic Relationship Terhadap Kesehatan Mental. Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen, 2(1), 118-129.
Nabila Fitirani, Asep Suherman. Pengaruh Kekerasan Terhadap Kesehatan Psikologis Anak, jurnal: Kajian Hukum dan Kebijakn Publik 2024
Rahmawati, L., & Susanti, E. (2022). "Peran Dukungan Sosial dalam Memulihkan Kesejahteraan Psikologis Korban KDRT." Jurnal Intervensi Psikologi.
Rumah Sakit GBM. (2024). Pentingnya Dukungan Psikologis bagi Korban Kekerasan. Diakses dari https://gbmhospital.com/blog-post15
Siregar, C. M., et al. (2021). "Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga terhadap Kondisi Psikologis Anak." Jurnal Edukasi, 9(2), 1072-1078.
Siregar, D., et al. (2023). "Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Bagi Kejiwaan Anak." Jurnal Advokasi Hukum dan Edukasi, 1(2), 167-176.
Sari, G. P. (2024). "Dampak Psikologis Kekerasan dalam Rumah Tangga pada Anak Usia Dini." Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 1(4), 196-210.
Universitas Pahlawan. (2024). Gangguan Kesehatan Mental Akibat Kekerasan Psikologis. Jurnal Universitas Pahlawan. Diakses dari https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/download/29023/20233/9830
Komnas Perempuan. (2024). Dampak Kekerasan Psikologis pada Korban. Diakses dari https://komnasperempuan.go.id/download-file/410
Newcomb Journal. (2024). Pengaruh Kekerasan Psikologis terhadap Hubungan Interpersonal. Universitas Halu Oleo. Diakses dari https://newcomb.uho.ac.id/index.php/journal/article/download/127/20/232
Copyright (c) 2025 Yosi Revatalina, Nisa Uljanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All material published by CBJIS is protected by international copyright and intellectual property laws. CBJIS is licensed under CC-BY-SA or an equivalent license as an optimal license for the publication, distribution, use and reuse of scientific works. The author owns the copyright and gives the first publication rights journal with the work being licensed simultaneously under CC-BY-SA; Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger excerpts of works published with recognition of author's work and early publications in this journal (See Effects of Open Access). and any views expressed in this work are those of the author and not of the Editorial Board of the CBJIS Scientific Journal. CBJIS cannot be held responsible for the views, opinions and written statements of the authors or researchers published in this journal.
.gif)





