Desain Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Taruna Daharo Nusantara Kubu Raya
Abstract
Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman yang toleran dan inklusif dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural menjadi strategi pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran akidah dan akhlak Islam dengan prinsip-prinsip penghargaan terhadap perbedaan, toleransi, dan kerukunanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis desain kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Taruna Daharo Nusantara Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala madrasah, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kurikulum ini mencakup empat komponen utama: tujuan pembelajaran yang menekankan integrasi nilai Islam dan multikulturalisme, materi ajar yang relevan dengan konteks sosial siswa, metode pembelajaran yang partisipatif dan reflektif, serta evaluasi yang menilai aspek kognitif, afektif, dan sosial. Implementasi kurikulum ini berhasil menumbuhkan sikap toleran, menghargai perbedaan, serta memperkuat identitas keislaman yang moderat pada peserta didik. Kurikulum ini menunjukkan bahwa pendidikan agama di madrasah dapat berperan strategis dalam membentuk generasi yang religius sekaligus inklusif. Temuan ini merekomendasikan pentingnya replikasi kurikulum serupa pada madrasah lain sebagai bentuk kontribusi terhadap penguatan karakter bangsa yang multikultural.
References
Anggraini, K. (2025). Pendidikan Inklusif Anak Usia Dini : Menyusun Kurikulum Yang Responsif (Issue April).
Banks, J. A. (2014). An Introduction To Multicultural Education.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches.
Ekasari, N., Alya, R., & Sari, H. P. (2025). Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Karakter , Multikultural Dan Sosial Yang Harmonis. 13(1).
Fahrudin, A., & Malik, M. K. (2025). A Pesantren Cultural Value-Based Learning Model : Integrating Islamic Values And 21st-Century Skills. 23(1), 89–105.
Fuadi, M. (2014). Budaya Lokal Versus Budaya Global. 1(2), 289–308.
Futaqi, S. (2018). Kompetensi Multikultural Lembaga Pendidikan Islam Pendahuluan Melihat Beberapa Perkembangan Kajian Diskusi Dan Seminar Belakangan Ini , Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia Mulai Menunjukkan Keseriusannya Dalam Menghadapi Permasalahan Global . Di Samping. 1(1), 1–18.
Hanafi, N. M., & Hufron, M. (2025). Implementasi Nilai Multikultural Pada Santri Pesantren Tahfidz Qur ’ An Modern Qomamadani Batang. 15, 54–64.
Hayat, N. (2022). Religion Identity And Political Polarization : How Does Labeling Make It Worst ? 7(1), 51–65.
Ilya. (2025). Konsep Dasar Dan Filosofi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural. 6(4), 2076–2085.
Mafhum, J. (2017). Urikulum Pai Multikultural Dalam Proses Pembelajaran Prespektif Al Qur’an. 2(November).
Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif.
Prof. Dr. Agus Pahrudin, M. P. (2021). Pengembangan Model Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural.
Rasid, Y. (2021). Transformasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa Rasid Yunus.
Sari, M. (2020). Natural Science : Jurnal Penelitian Bidang Ipa Dan Pendidikan Ipa , Issn : 2715-470x ( Online ), 2477 – 6181 ( Cetak ) Penelitian Kepustakaan ( Library Research ) Dalam Penelitian Pendidikan Ipa. 41–53.
Syafrudin, M. (2024). Menumbuhkan Nilai-Nilai Multikultural Dalam Pendidikan Agama Islam Di Sdn 01 Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. 6(2), 179–186.
Syafrudin, M. (2025). Riset Dan Inovasi Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam. 7(1), 158–166.
Tayeb, T., & Tarbiyah, F. (2017). Pendidikan Multikultural. Vi, 81–87.
Toedien, F. A., & Murniati. (2023). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (Pai) Berbasis Multikultural. 18(2), 1272–1280.
Zahrika, N. A., & Semarang, U. N. (2023). Kurikulum Berbasis Budaya Untuk Sekolah Dasar : Menyelaraskan Pendidikan Dengan Identitas Lokal. 3(2), 163–169.
Copyright (c) 2025 Darsono, Syafrudin, Burhanudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All material published by CBJIS is protected by international copyright and intellectual property laws. CBJIS is licensed under CC-BY-SA or an equivalent license as an optimal license for the publication, distribution, use and reuse of scientific works. The author owns the copyright and gives the first publication rights journal with the work being licensed simultaneously under CC-BY-SA; Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger excerpts of works published with recognition of author's work and early publications in this journal (See Effects of Open Access). and any views expressed in this work are those of the author and not of the Editorial Board of the CBJIS Scientific Journal. CBJIS cannot be held responsible for the views, opinions and written statements of the authors or researchers published in this journal.
.gif)





