Analisis Komparatif Pengelolaan dan Daya Saing UMKM Indonesia dan Asia Tenggara
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji dan membandingkan kondisi pengelolaan, daya saing, dan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia dengan UMKM di negara-negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Filipina, menggunakan metode studi kepustakaan (literature review) sistematis atas laporan lembaga resmi dan jurnal ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa UMKM Indonesia unggul secara kuantitas, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 60–61% (Katadata, 2026; Berita Moneter, 2025), tertinggi dibandingkan Malaysia 39,5% (Department of Statistics Malaysia, 2025), Vietnam 45% (Vietnamnet, 2022), dan Thailand 34,8% (Thairath, 2025). Namun dari sisi kualitas pengelolaan, UMKM Indonesia tertinggal: rasio kredit UMKM terhadap PDB hanya 7–8%, jauh di bawah Thailand dan Malaysia yang di atas 15% (Kompas.com, 2026), dan skor Indeks Digitalisasi ADB 2024 Indonesia (34,2) merupakan yang terendah di antara enam negara ASEAN utama (Asian Development Bank, 2024). Penelitian ini menyimpulkan bahwa besarnya kontribusi UMKM Indonesia terhadap perekonomian nasional belum diimbangi kualitas pengelolaan yang setara dengan negara tetangga, sehingga diperlukan reformasi kebijakan pada aspek pembiayaan, digitalisasi, dan orientasi ekspor.
References
Berita Moneter. (2025). Tahun 2024, kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 61% atau setara Rp9.500 triliun. Jakarta: Berita Moneter.
Kadin Indonesia. (2025). UMKM Indonesia: Data dan statistik. Jakarta: Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Katadata (Databoks). (2026). Kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia periode 2020–2024. Jakarta: Katadata Insight Center.
Ekonomi Bisnis, J., Akuntansi, M., Laras Wati, D., Septianingsih, V., Khoeruddin, W., & Al-Qorni, Z. Q. (2024). Peranan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(1).
GoodStats. (2026). Berapa besar kontribusi UMKM atas PDB Indonesia?. Jakarta: GoodStats.
Kompas.com. (2026). Paradoks pembiayaan UMKM: Dana besar belum sampai ke pelaku usaha. Jakarta: Kompas.com (mengutip kajian LPEM FEB UI).
ANTARA News. (2023). MenKopUKM angkat isu gap pembiayaan UMKM di ASEAN Summit. Jakarta: ANTARA News.
ANTARA News. (2026). Akses kredit masih timpang, Amar Bank percepat pembiayaan digital UMKM. Jakarta: ANTARA News.
Kemenko Perekonomian. (2022). Peningkatan akses pembiayaan untuk mendukung pengembangan ekosistem UMKM yang lebih baik. Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.
Department of Statistics Malaysia (DOSM). (2025). Micro, Small & Medium Enterprises (MSMEs) Performance 2024. Putrajaya: DOSM.
Vietnamnet. (2022). SMEs' financial woes. Hanoi: Vietnamnet (mengutip data Bank Dunia).
Thairath. (2025). OSMEP states technology is not an option but a survival strategy advising Thai SMEs to transition their businesses. Bangkok: Thairath English (mengutip data Office of Small and Medium Enterprises Promotion/OSMEP).
Asian Development Bank. (2024). 2024 Digitalization Index Report. Manila: Asian Development Bank.
CoinGeek. (2025). Philippines' digital economy hits 2.5% of GDP: ADB.
ResearchHub Id. (2024). Peran bank dalam pembiayaan UMKM dan dampaknya terhadap pertumbuhan usaha. Diakses dari https://researchhub.id/
ASEAN Secretariat, ERIA, & OECD. (2024). SME Policy Index: ASEAN 2024 – Enabling Sustainable Growth and Digitalisation. Jakarta: ASEAN Coordinating Committee on Micro, Small, and Medium Enterprises (ACCMSME).
Google, Temasek, & Bain & Company. (2023). e-Conomy SEA 2023 Report: Southeast Asia's Digital Economy. Singapura.
International Chamber of Commerce & Google. (2022). MSMEs digital exports in Southeast Asia: A study of MSMEs digital exports in 10 ASEAN markets. Paris: ICC.
Morisset, J., & Alatabani, A. (2019, 18 Desember). Capital markets can help remove the most severe obstacle firms face in Vietnam. World Bank Blogs – East Asia & Pacific on the Rise.
United Nations Development Programme (UNDP). (2020). MSME value chain rapid response survey. Manila: UNDP Philippines.
Department of Trade and Industry (DTI) Philippines. (2024). Micro, Small, and Medium Enterprise Development Plan (MSMED Plan) 2023–2028. Manila: DTI (mengutip data UNDP, 2020).
Copyright (c) 2026 Tarada Berlian Megananda, Dara Sagita Triski

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All material published by CBJIS is protected by international copyright and intellectual property laws. CBJIS is licensed under CC-BY-SA or an equivalent license as an optimal license for the publication, distribution, use and reuse of scientific works. The author owns the copyright and gives the first publication rights journal with the work being licensed simultaneously under CC-BY-SA; Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger excerpts of works published with recognition of author's work and early publications in this journal (See Effects of Open Access). and any views expressed in this work are those of the author and not of the Editorial Board of the CBJIS Scientific Journal. CBJIS cannot be held responsible for the views, opinions and written statements of the authors or researchers published in this journal.
.gif)





