RELIGIUSITAS MASYARAKAT KORBAN BENCANA GALODO MARAPI DI NAGARI BUKIK BATABUAH KABUPATEN AGAM (Sebuah Kajian Antropologis)
Abstract
Penelitian ini mengkaji religiusitas masyarakat korban bencana Galodo Marapi di Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, dari perspektif antropologis menggunakan teori religiusitas Glock & Stark. Studi ini menyoroti bagaimana peristiwa bencana tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga mendorong peningkatan praktik keagamaan, kesadaran spiritual, dan solidaritas sosial di kalangan masyarakat. Data wawancara menunjukkan adanya penguatan dimensi keyakinan, praktik ritual, pengalaman keagamaan, pengetahuan agama, dan konsekuensi perilaku religius pasca-bencana. Hasil penelitian menegaskan bahwa religiusitas berperan penting dalam membentuk ketangguhan komunitas, mempererat hubungan sosial, dan meningkatkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan kehidupan keagamaan. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan program mitigasi bencana yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dan kearifan lokal sebagai sumber daya utama dalam resilensi sosial dan spiritual.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Daradjat, Zakiah. (1993). Ilmu Jiwa Agama (Jakarta: Bulan Bintang).
Glock, Charles Y. & Stark, Rodney. (1965). Religion and Society in Tension. Rand McNally, California.
Muhaimin, & Mudzakir. (2005). Kawasan dan Wawasan Studi Islam (Jakarta: Kencana).
Naamy, N. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif Dasar-dasar & Aplikasinya. In Rake Sarasin (Issue Juni). Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah LP2M UIN Mataram.
Penyusun, T. (2008). KAMUS BAHASA INDONESIA. Jakarta: Pustaka Bahasa.
Salim, & Syahrum. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif (pp. 1–202). Citapustaka Media.
Aryf, A., Rizki, A. D., Hafizh, M. A., Sari, D. M., & Wismanto. (2024). Kekurangan Manusia Dalam Pandangan Alquran. JMPAI : Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(2).
Augia, T. et. all. (2024). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA ERUPSI GUNUNG MARAPI DAN BANJIR BANDANG DI NAGARI BUKIK BATABUAH KABUPATEN AGAM. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 7(4).
Davison, E., et. all. (2024). UPAYA PENANGGULANGAN SISA MATERIAL PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI NAGARI ANDALEH BARUH BUKIK KECAMATAN SUNGAYANG. Jurnal Spasial, 4(11).
Irfan, M., & Mutrofin. (2024). Pemikiran Filsafat Aristoteles Dalam Teologi Jabariyah. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(2).
Karlina, L., & Ismanto, M. (2017). Enggan Mengungsi, Lebih Baik di Rumah Sendiri: Keberadaan Plenggrongan sebagai Bentuk Respon Kultural Masyarakat Desa Sitiarjo dalam Menghadapi Bencana Banjir Bandang. PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN RISET KEBENCANAAN KE 4 - 2017 Universitas Indonesia.
Mahdi. et. all. (2025). Identifikasi dan Pemetaan Masalah di Nagari Pasca Bencana Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat. Jurnal Talenta Sipil, 8(1).
Mustaqim, A. (2015). Teologi Bencana Dalam Perspektif Al-Qur’an. Nun, 1(1).
Nisa, F., Zaini, H., Irman, & Silvianetri. (2025). Konseling Menghadapi Musibah dalam Perspektif Al- Qur ’ an: Kajian Tematik terhadap Ayat Pilihan. Al-Shifa: Bimbingan Konseling Islam, 6(1).
Saleh, A. R. (2022). Dimensi Keberagamaan dalam Pendidikan. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(4).
Sensia, I. L., & Khodijah. (2025). Tasawuf , Identitas dan Kesehatan Mental : Memahami Manfaat Psikososial dari Ritual Sufi. 4(2)..
Surasman, O. (2021). Karakter Negatif Manusia Dalam Al-Quran. Al-Burhan: Kajian Ilmu Dan Pengetahuan Budaya Al-Qur’an, 21(1).
Yulandari, D. F., Juita, E., & Ulni, A. zella P. (2022). ANALISIS KERENTANAN BENCANA BANJIR BANDANG DI SOLOK SELATAN. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(3).
Wawancara
Ilham, Wawancara, 14 Oktober 2025.
Mila, Wawancara, 11 Oktober 2025.
Novrizal, Wawancara, 13 Oktober 2025.
Sri Mulyani, Wawancara, 11 Oktober 2025.
Tanzilal Aziz, Wawancara, 13 Oktober 2025.
Tuanku Makmur, Wawancara, 11 Oktober 2025.
Copyright (c) 2025 Reo Chandrika, Fadhil Ahsan, Syafwan Rozi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)




