KONSEP KEBAHAGIAAN DALAM FILSAFAT ISLAM (Studi Pemikiran Haidar Bagir)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kebahagiaan dalam perspektif Haidar Bagir, seorang pemikir kontemporer yang mengintegrasikan filsafat Islam, tasawuf, dan psikologi modern. Di tengah krisis makna yang melanda masyarakat modern, kebahagiaan kerap dipahami secara dangkal dan materialistik. Haidar Bagir menawarkan pendekatan yang lebih mendalam dan spiritual, memaknai kebahagiaan sebagai pencarian makna hidup, cinta, dan kedekatan dengan Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), serta teknik analisis holistik dan deskriptif untuk memahami pemikiran Haidar Bagir secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan menurut Haidar Bagir tidak terletak pada kenikmatan fisik semata, tetapi pada kualitas relasi batiniah manusia dengan Tuhan dan sesama. Pertama, cinta menjadi prinsip fundamental yang menggerakkan manusia menuju kebahagiaan sejati. Kedua, kebahagiaan tidak tergantung pada materi, melainkan pada pencarian makna hidup. Ketiga, kedekatan dengan Tuhan melalui proses spiritual merupakan kunci utama dalam mencapai kebahagiaan yang hakiki. Pemikiran Haidar Bagir menjadi relevan untuk menjawab kegelisahan eksistensial manusia modern, serta menawarkan jalan holistik menuju kebahagiaan sejati dalam bingkai filsafat Islam.
References
Al-Ghazali, Imam. Inti Sari Ihya Ulumiddin , ter, Mukhtasyar. Jakarta: PT Serambi Semesta Distribusi, 2017.
Ardiyanti, Elvina Dika, dan Suryo Ediyono. “Hakikat Cinta Dan Kebahagiaan Pada Hubungan Manusia Dengan Perspektif Filsafat Dan Psikologi.” Jurnal Filsafat dan Psikologi 1, no. 1 (2023).
Bagir, Haidar. Memulihkan Sekolah Memulihkan Manusia. Jakarta Selatan: Mizan Publika, 2019.
———. Mengenal Tasawuf. Yogyakarta: Noura Books, 2019.
———. Risalah Cinta dan Kebahagiaan. Jakarta Selatan: Mizan, 2012.
Basri, Hasan. Titik Temu Tasawuf dan Filsafat Islam. Jakarta: Publics Institut Jakarta, 2020.
Hamka. Tasawuf Modern. Jakarta: Pustaka Panjimas, 2013.
Hasanah, Mabrurotul. “Konsep Depresi Perspektif Al-Qur ’ an : Analisis Ayat- ayat Psikologi.” Al Bustan Jurnal Studi Islam dan Sosial Keagamaan 1, no. 1 (2024).
Hasyim, Umar. Memburu Kebahagiaan. Surabaya: Bina Ilmu, 1983.
Karomah, Lailatul. “Konsep Sufisme Kontemporer Menurut Haidar Bagir.” UIN Sunan Ampel Surabaya, 2022.
Kusuma, Amir Reza. “Konsep Kebahagiaan Menurut Ibnu Sina.” Jurnal Penelitian Medan Agama 14, no. 1 (2023).
Laksono, Alfian Tri. “Memahami Hakikat Cinta Pada Hubungan Manusia: Berdasarkan Perbandingan Sudut Pandang Filsafat Cinta Dan Psikologi Robert Sternberg.” Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam 7, no. 1 (2022). https://doi.org/10.15575/jaqfi.v7i1.17332.
Nofrial, Nofrial, Purwo Prihatin, dan Marten Agung Laksono. “Ukiran Ornamen Tradisional Minangkabau pada Dekorasi Pelaminan.” Corak 10, no. 2 (2022). https://doi.org/10.24821/corak.v10i2.4581.
Nursi, Bediuzzaman Said. al-Maktubat. Mesir: Sozler, 2004.
Pranowo, Hadi. Depresi dan Solusinya. Yogyakarta: Tugu Publisher, 2014.
Putri, Endrika Widdia. “Kebahagiaan Perspektif Al-Farabi.” UIN Imam Bonjol Padang, 2018.
Rakhmat, Jalaluddin. Jalan Rakhmat: Mengetuk Pintu Tuhan. Jakarta: Gramedia, 2013.
———. Renungan-Renungan Sufistik: Membuka Tirai Kegaiban. Bandung: Mizan Pustak, 1994.
———. Tafsir Kebahagiaan. Jakarta: Serabi, 2010.
RI, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1996.
Riski, Romi, dan Muhamad Dimas Pratama. “Konsep Islam Cinta Menrut Haidar Bagir Dalam Menyikapi Radikalisme di Indonesia.” In UInScof, Vol. 1, 2023.
Ulum, Shohibul. Al-Farabi Sang Filsuf Muslim Pendiri Neoplatonisme. Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia, 2022.
Wandira, Ayu. “Konsep Kebahagiaan Dalam Tasawuf Menurut Prof. Dr. Muzakkir.” Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 1, no. 1 (2021). https://doi.org/10.57251/hij.v1i1.84.
Copyright (c) 2025 Nurul Syabadi, Nelmaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)




