A Integrasi Sains dan Agama dalam Pendidikan Dasar Islam: Analisis Pendekatan Unity of Sciences di MI/SD
Integrasi Sains dan Agama dalam Pendidikan Dasar Islam: Analisis Pendekatan Unity of Sciences di MI/SD
Abstract
Pendidikan dasar merupakan fondasi penting bagi pembentukan cara pandang ilmiah dan spiritual peserta didik. Namun, praktik pembelajaran di tingkat MI/SD masih menunjukkan adanya pemisahan antara ilmu pengetahuan umum dan pendidikan agama, sehingga melahirkan dikotomi pengetahuan yang berdampak pada kurang optimalnya pembentukan karakter dan pemahaman holistik siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana gagasan Unity of Sciencesdiaktualisasikan dalam pembelajaran di MI/SD, baik melalui pemahaman guru maupun praktik pedagogis di kelas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sains dan agama telah diaplikasikan dalam bentuk pengaitan fenomena alam dengan nilai ketauhidan, penanaman karakter religius melalui refleksi spiritual, serta penyisipan ayat atau nilai moral dalam penjelasan materi sains. Namun, integrasi tersebut belum berjalan secara sistematis karena keterbatasan wawasan epistemologis guru, belum tersedianya perangkat pembelajaran integratif, dan minimnya pelatihan metodologis. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas guru serta pengembangan model pembelajaran integratif yang berlandaskan konsep Unity of Sciences agar pendidikan dasar dapat menghasilkan peserta didik yang cakap secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual.
References
Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of knowledge: General principles and work plan. International Institute of Islamic Thought (IIIT).
Ausubel, D. P. (2000). The acquisition and retention of knowledge: A cognitive view. Kluwer Academic Publishers. (Original work published 1968)
Hasanah, U., & Mukti, T. (2021). Implementasi pembelajaran integratif dalam pendidikan dasar berbasis nilai Islam. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 112–125. https://doi.org/10.29407/jpdn.v7i2.XXXX
Hidayat, A., & Firmansyah, D. (2021). Model pendidikan karakter berbasis integrasi nilai spiritual dan sains pada jenjang sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 50–63. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka
Mujib, A., & Amaliyah, A. (2023). Integrasi nilai spiritual dalam pembelajaran IPA sekolah dasar: Analisis praktik guru. Elementary School Journal, 9(1), 77–90. https://ejournal.unesa.ac.id
Rahmawati, L., & Sari, D. (2022). Kesiapan guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran berpendekatan integratif. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(3), 501–514. https://ejournal.upi.edu
Shulman, L. S. (1986). Those who understand: Knowledge growth in teaching. Educational Researcher, 15(2), 4–14. https://doi.org/10.3102/0013189X015002004
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org
Hidayatullah, M. A., & Arifin, Z. (2020). Integrasi ilmu dalam pendidikan Islam: Telaah konsep dan implementasinya di lembaga pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 213–228. https://ejournal.uin-malang.ac.id
Nurdyansyah, N., & Fahyuni, E. F. (2020). Integrative learning model based on Islamic values in primary education. Journal of Islamic Education, 5(1), 45–58. https://journal.iaimnumetrolampung.ac.id
Sani, R. A. (2021). Pembelajaran berbasis integrasi ilmu: Konsep dan praktik. Rajawali Pers.
Copyright (c) 2026 Shabrinaya Az Zahra, Agus Khunaifi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.png)




