ANALISIS POTENSI TRADISI RAYE KUBOR SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI DESA LUMBANG

  • Gita Gita Politeknik Negeri Sambas
  • Hikmah Trisnawati Politeknik Negeri Sambas
  • Tendi Antopani Politeknik Negeri Sambas
  • Nurchalis Nurchalis Politeknik Negeri Sambas
  • Asbeni Asbeni Politeknik Negeri Sambas
Keywords: Cultural Tourism Attraction, Potential, Raye Kubor Tradition

Abstract

This study aimed to analyze the potential of Lumbang Village and the Raye Kubor tradition, as well as to examine the constraints and opportunities in packaging the Raye Kubor tradition into a cultural tourism product. The research method used was descriptive qualitative, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that Lumbang Village had tourism potential (natural, cultural, man-made, and pilgrimage) supported by ease of accessibility, adequate facilities, and additional services. Furthermore, the Raye Kubor tradition could be packaged as a cultural tourism attraction through the 3S tourism aspects (something to see, do, and buy), such as the Bebagi Keropok procession and historical tomb pilgrimages. However, there were constraints in packaging the Raye Kubor tradition, namely limited funding and human resources. Meanwhile, opportunities existed through the creation of tour packages by leveraging the potential of Lumbang Village, convenient accessibility, the availability of accommodation, as well as the support and hospitality of the local community.

References

Abrar, M. (2024). Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif: Suatu Pengantar. UNJA Publisher.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Auliya, N. Z., Patriantoro, & AndriaAHaryanani, N. (2024). Peristilahan tradisi Raye Kubbor pada masyarakat Desa Lumbang Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas (Pt. 1893-1899). Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 13(9). https://doi.org/10.26418/jppk.v13i9.85395

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sambas. (2024). Kecamatan Sambas dalam Angka 2024. https://sambaskab.bps.go,id

Eddyono, F. (2021). Pengelolaan Destinasi Pariwisata (Pertama).

Heryana, A. (2018). Informan dan Pemilihan Informan dalam Penelitian Kualitatif. Universitas Esa Unggul.

Ihyana, Hulfa, & Anggraina, S. (2025). Analisis Komponen 4a (Attractions, Accessibility, Amenities, Dan Ancillary) Pada Daya Tarik Wisata Goa Bangkang, Desa Prabu, Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal of Responsibility Tourism, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.47492/jrt.v5i2.3971

Ilahi, M. T. (2016). Ziarah dan Cita Rasa Islam Nusantara: Wisata Religius dan Bingkai Kearifan Lokal (Local Wisdom). Akademika, 21(01), 117–132.

Ilham, W., Atmaja, H. S., Putera, D. A., & Sukmamedian, H. (2025). Pengantar Pariwisata dan Perhotelan.

Ismayanti. (2010). Pengantar Pariwisata. Grasindo.

Mahfuzh, G. (2018, February 28). Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah. Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah. https://mmc.kalteng.go.id/berita/read/4749/tradisi-menjadi-wisata

Mahmuda, D., Sanubary, I., & P. P. A. Santoso. (2023). Pelatihan pengolahan air bersih dengan metode filtrasi di Desa Lumbang, Kabupaten Sambas. DIPAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 30–35.

Marlina, E. A., Nurdiani, S., & Khairunnisa, A. (2025). Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis 4A di Desa Haranggaol, Kabupaten Simalungun. Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 3(1), 18–24. https://doi.org/https://doi.org/10.61696/juparita.v3i1.552

Millenia, J., Sulivinio, S., Rahmanita, M., & Osman, I. E. (2021). Strategi Pengembangan Wisata Mangrove Desa Sedari Berbasis Analisis 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services). Jurnal Ilmiah Pariwisata, 26(3), 284. https://doi.org/10.30647/jip.v26i3.1584

Prakoso, A. A., & Hakim, L. M. (2025). Wisata Budaya: Memahami Konsep dan Pengelolaannya. CV. Eureka Media Aksara.

Rizki, N. (2024). Upaya Pengembangan Festival Durian Sebagai Daya Tarik Wisata di Desa Lumbang [Skripsi]. Politeknik Negeri Sambas.

Sari, D. P. (2019). Islam di Borneo: Studi Sejarah dan Budaya Masyarakat Dayak Muslim di Kalimantan Barat [Institut Agama Islam Negeri Pontianak]. https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2673

Sari, W. (2022). Upaya Pengembangan Kawasan Makam Syekh Abdul Jalil Al-Fathani Lumbang Keramat Sebagai Daya Tarik Wisata [Skripsi]. Politeknik Negeri Sambas.

Sibarani, R. (2014). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.

Suwena, I. K., & WIdyatmaja, I. G. N. (2017). Pengetahuan Dasar iImu Pariwisata. Pustaka Larasan.

Unzira, Risa, & Sunantri, S. (2025). Tradisi Nisfu Sya’ban di Desa Lumbang Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas pada Tahun 1990–2024. Jurnal Ilmiah Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi Dan Humaniora, 11(1). https://doi.org/10.37567/jif.v11i1.3962

Wahyu, Syamhari, Alfrida Nurhikma, & Salsabila. (2025). Entitas Terhadap Tradisi Ziarah Kubur (Studi Kasus: Makam ‎Datuk Sulaiman di Desa Pattimang Kecamatan Malangke ‎Kabupaten Luwu Utara)‎: Indonesia. Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 13(02), 142–160. https://doi.org/10.24252/rihlah.v13i02.60734

Published
2026-08-29