BUDAYA LOKAL SAMBAS DAN KETERLIBATAN KOMUNITAS DALAM BUKU MULOK MENGENAL KABUPATEN SAMBAS: ANALISIS KUALITATIF UNTUK PENGEMBANGAN KURIKULUM

Keywords: Budaya Lokal Sambas, Muatan Lokal, Komunitas, Kurikulum

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis representasi budaya lokal Sambas dan bentuk keterlibatan komunitas dalam buku muatan lokal (mulok) berjudul Mengenal Kabupaten Sambas serta implikasinya bagi pengembangan kurikulum berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap isi buku, dilengkapi dengan telaah konseptual mengenai kurikulum berbasis komunitas dan etnopedagogi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan mendalam dan pencatatan sistematis terhadap isi buku. Analisis data dilakukan Menggunakan teknik analisis isi kualitatif. Fokus analisis diarahkan pada empat unsur budaya lokal, yaitu makanan tradisional, kerajinan tangan, lagu daerah, dan tarian tradisional. Dan keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku mulok tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan deskriptif tentang budaya Sambas, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai sosial, religius, dan kearifan lokal yang hidup dalam komunitas. Namun demikian, keterlibatan komunitas dalam pengembangan dan pemanfaatan buku masih bersifat implisit dan belum terstruktur secara pedagogis. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan penguatan peran komunitas lokal dalam pengembangan kurikulum agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan.

References

Adib, M. A. (2024). Perspektif Baru dalam Pendidikan: Landasan Sosiologis dan Kultural sebagai Inovasi Edukatif. SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora, 2(1), 47–58. https://doi.org/10.61590/srp.v2i1.114
Aditya, V. D. (2024). Manajemen dan Partisipasi Masyarakat pada Pengelolaan Kurikulum dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran: Management and Community Participation in Curriculum Management in Improving the Quality of Learning. Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam, 5(1), 119–132. https://doi.org/10.54150/thawalib.v5i1.296
Aini, K. D. N., Pamungkas, C. B., & Fatahillah, R. A. (2025). Integration Of Philosophy in The Modern National Education Curriculum. Journal of Multidiscipline and Collaboration Research, 2(1), 10–19. https://doi.org/10.58740/jmcr.v2i1.505
Baderiah. (2018). Buku Ajar Pengembangan Kurikulum. Lembaga Penerbit Kampus IAIN Palopo. https://files01.core.ac.uk/download/pdf/198238859.pdf
Ervina, E., Eliza, F., Juliana, V., & Pratama, A. (2025). Tinjauan Teoretis terhadap Strategi Pembelajaran Aktif dalam Pendidikan Abad 21. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15469–15474. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27985
Ginting, D. S., Polii, I. J., & Sepang, E. A. (2024). ANALISIS NILAI NILAI DIDAKTIS DALAM LIRIK LAGU DAERAH BATAK KARO: SEBUAH KAJIAN TERHADAP LIRIK LAGU DALAM KUMPULAN LAGU PISO SURIT KARYA PROF DR HENRY GUNTUR TARIGAN. KOMPETENSI, 4(1), 52 62. https://doi.org/10.53682/kompetensi.v4i1.7752
Helda, H., & Rose, R. (2025). CULTURAL LITERACY IN EDUCATION: STRENGTHENING CHARACTER THROUGH TRADITION. Jurnal Sosial, Budaya Dan Humaniora, 1(1), 17–23.
Herlina, H., Widodo, S. E., & Madhakomala, R. (2019). Schools and Communities: A Partnership to Enhance the Quality of Alternative Education in Indonesia. International E-Journal of Educational Studies, 4(7), 111–121. https://doi.org/10.31458/iejes.615697
Hidayat, M. H. M., Setiawan, Y., M.Hidayat, Maulidi, & Putri, M. A. K. (2025). PERAN BUDAYA LOKAL DALAM PELESTARIAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN: STUDI ETNOGRAFI TERHADAP KOMUNITAS ADAT YANG MENJALANKAN SYARIAT ISLAM. KHAZANAH : Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial Dan Kebudayaan, 1(1), 1–11.
Hijriah, A., Purwiati, H., & Winarti, E. (2017). Mengenal Kabupaten Sambas. BALAI BAHASA KALIMANTAN BARAT. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/23605/1/MENGENAL%20KABUPATEN%20SAMBAS.pdf
Kain, B. (2020, December 18). Tenun Songket Dari Sambas Kalimantan. https://www.bahankain.com/2020/12/18/tenun-songket-dari-sambas-kalimantan?utm_source=chatgpt.com
Mardiyanti, L. R., Ramadhan, I., & Kurnia, H. (2023). Profil melayu Sambas dalam konteks asal-usul, tradisi dan budaya di Kalimantan Barat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.61476/js62h161
Mpuangnan, K. N., & Ntombela, S. (2024). Community voices in curriculum development. Curriculum Perspectives, 44(1), 49–60. https://doi.org/10.1007/s41297-023-00223-w
Nurmalia, S. A., Meliani, A., & Rachman, I. F. (2025). Peran Kurikulum Merdeka dalam Mendorong Critical Thinking melalui Pembelajaran Kontekstual. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 2(4), 233–242. https://doi.org/10.62017/jppi.v2i4.4486
Rahmawati, E. N., Sutrisno, C., & Fianisa, R. (2024). Multicultural education based on local wisdom in the perspective of civic education through the Nguras Enceh tradition. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 311–320. https://doi.org/10.21831/jc.v21i2.76678
Rofiq. (2019). Budaya Lokal Sebagai Kurikulum Muatan Lokal dalam Pendidikan Agama Islam. Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan, 4(1), 13–24. https://doi.org/10.14421/edulab.2019.41-02
Salama, L. I. (2025). Internalisasi Nilai Sosial melalui Peran Sekolah dalam Kehidupan Anak. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa Dan Akademisi, 1(3), 112–125. https://doi.org/10.64690/intelektual.v1i3.247
Sazkya, A., & Trimurni, F. (2025). Desentralisasi Pendidikan melalui Kurikulum Muatan Lokal dalam Menjaga Kearifan Lokal di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara. Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 11(2), 777–793. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.4141
Sukino, S. (2023). Pengembangan Kurikulum Dan Pendekatan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontekstual. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 1–18. https://doi.org/10.29240/belajea.v8i1.6597
Tarasita, A. N. (2025). PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI TARI RONGGENG WARAK SEBAGAI WARISAN BUDAYA BANGSA. DIALEKTIKA Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Dasar, 15(1), 10569–10584. https://doi.org/10.58436/jdpgsd.v15i1.2267
Tumbularani, T., Winarti, W., & Sakila, S. R. (2025). Cultivating the Value of Identity in Early Childhood through the Introduction of Yogyakarta’s Local Culture. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 16(1), 97–106. https://doi.org/10.17509/cd.v16i1.80797
Viola, M. A., Vilanti, F. A., Rahman, I. A., Masita, M., & Setiyadi, B. (2024). Analisis Kurikulum Berbasis Masyarakat: Memanfaatkan Kurikulum Muatan Lokal Untuk Pendidikan yang Kontekstual. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 12, 112–124. https://doi.org/10.24269/dpp.v12i1.9636
Young, M. S. (2019). Indonesia’s Local Content Curriculum(LCC) Initiative: Decentralization and Perspectives from High School Classrooms in Banten. Indonesian Research Journal in Education |IRJE|, 141–167. https://doi.org/10.22437/irje.v3i1.6671
Published
2026-01-27
How to Cite
Syukri, M., Arief Sukino, & Usman. (2026). BUDAYA LOKAL SAMBAS DAN KETERLIBATAN KOMUNITAS DALAM BUKU MULOK MENGENAL KABUPATEN SAMBAS: ANALISIS KUALITATIF UNTUK PENGEMBANGAN KURIKULUM. Lunggi Journal, 4(1), 21-31. Retrieved from https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/lunggi/article/view/4912