PENDIDIKAN ISLAM DAN PENYAKIT SOSIAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan Islam dalam mencegah dan mengatasi berbagai bentuk penyakit sosial yang semakin kompleks pada era globalisasi dan perkembangan teknologi. Penyakit sosial, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, perjudian, pergaulan bebas, dan penyimpangan moral lainnya, dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain lemahnya pendidikan agama, lingkungan yang tidak kondusif, kondisi keluarga, serta ketimpangan sosial dan ekonomi. Penulisan makalah ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelaahan terhadap Al-Qur'an, hadis, kitab tafsir, buku-buku pendidikan Islam, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki fungsi strategis tidak hanya sebagai proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, penanaman akidah, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Al-Qur'an memberikan landasan konseptual dalam mengatasi patologi sosial melalui penguatan tauhid, pembentukan akhlak sejak usia dini, penegakan prinsip keadilan, serta pembinaan individu dan masyarakat secara berkelanjutan. Implementasi nilai-nilai pendidikan Islam secara sinergis melalui keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah menjadi strategi preventif sekaligus kuratif dalam meminimalkan berbagai bentuk penyimpangan sosial. Dengan demikian, pendidikan Islam merupakan instrumen fundamental dalam membangun masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, berkeadaban, serta mampu menghadapi tantangan sosial di era modern sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur'an.







