Telaah Etika dan Moral pada Unsur Pengabdian dalam Mori Sensei Karya Akutagawa

  • Juariah Universitas Darma Persada
Keywords: etika, moral, pengabdian, pendidikan, sastra Jepang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur etika dan moral dalam konsep pengabdian yang ditampilkan dalam novel Mori Sensei karya Akutagawa Ryunosuke. Novel ini menggambarkan kehidupan seorang guru yang sangat berdedikasi terhadap murid-muridnya, tetapi pengabdiannya menimbulkan dilema moral mengenai batasan dalam dunia pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan teori etika deontologis Kant dan utilitarianisme Mill, penelitian ini mengkaji bagaimana tindakan Mori Sensei mencerminkan perdebatan etis antara kewajiban profesional dan dampak pengorbanannya terhadap dirinya sendiri.Melalui metode analisis isi terhadap unsur intrinsik dan ekstrinsik novel, ditemukan bahwa pengabdian Mori Sensei berakar pada prinsip idealisme pendidikan yang tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter murid. Namun, pengorbanan pribadinya memunculkan dilema mengenai keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kesejahteraan pribadi. Hasil penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya diskusi mengenai etika pengabdian dalam dunia pendidikan, khususnya dalam konteks sastra Jepang.

References

Akutagawa, R. (1920). Mori Sensei. Tokyo: Shinchōsha.

Aristotle. (2009). Nicomachean Ethics (D. Ross, Trans). Oxford University Press.

Bentham, J. (2007). An Introduction to the Principles of Morals and Legislation. Dover Publications.

Fukuyama, M. (2015). The role of moral education in Japanese schools: A philosophical perspective. Journal of Japanese Studies, 41(2), 217–234.

Hashimoto, R. (2018). The psychological impact of nuclear disasters: Lessons from Fukushima. International Journal of Psychiatry, 23(4), 312–328.

Japanese Ministry of Education. (2021). Ethics and morality in Japanese schools: National curriculum guidelines. Retrieved from https://www.mext.go.jp

Japanese Ministry of Health, Labour and Welfare. (2022). Elderly care and social isolation in Japan. Retrieved from https://www.mhlw.go.jp

Kant, I. (1998). Groundwork of the Metaphysics of Morals (M. Gregor, Trans). Cambridge University Press.

Kinoshita, Y. (2021). Social isolation and mental health among the elderly in Japan post- Fukushima (Doctoral dissertation, University of Tokyo).

Kobayashi, T. (2020). The influence of samurai ethics on modern Japanese education. Asian Education Review, 28(1), 45–62.

Matsumoto, K. (2017). Teaching dedication in Japanese high schools: A case study on traditional ethics. In Proceedings of the Asian Educational Conference 2017 (pp. 120– 135). Tokyo: Japan Educational Research Society.

Mill, J. S. (1998). Utilitarianism. Oxford University Press.

Nakamura, Y., & Watanabe, S. (2020). Fukushima disaster and public perception of radiation risks. Environmental Health Journal, 44(1), 210–228.

Sato, H., & Tanaka, Y. (2018). Teachers' dedication and work ethics in Japan: A case study on Mori Sensei. International Journal of Comparative Education, 36(4), 312–330.

Shimizu, T. (2019). Government policies and public perception of radiation risk in Japan

(Master’s thesis, Kyoto University).

Suzuki, H. (2022). Mental health in Japan post-Fukushima: Psychological and social impacts. Journal of Disaster Psychology, 12(3), 99–117.

Takahashi, R. (2019). The evolution of judo and jiu-jitsu in Japanese schools: Historical and educational perspectives. Journal of Martial Arts Studies, 15(3), 89–105.

Tanaka, J. (2019). Japan’s aging crisis: Loneliness, kodokushi, and social policies. Journal of

Social Policy Studies, 27(1), 55–78.

Ueda, M. (2020). The role of community support in preventing elderly isolation post- Fukushima. In Proceedings of the Japan Public Health Conference (pp. 45–60). Kyoto: Japanese Health Association.

Yamamoto, K. (2021). Kodokushi and the aging society in Japan: A sociological analysis.

Journal of Aging Studies, 39(2), 145–160.

Published
2025-04-24
Section
Articles