Implementasi Sekolah Ramah Anak dan Pendidikan Agama Islam di Raudhatul Atfhal As Shafa Purwakarta
Abstract
Latar belakang malasah pelaksanaan sekolah ramah anak agar anak mendapatkan lingkungan belajar aman. nyaman. Tidak ada diskriminasi, tidak ada kasus bullying (perundungan) baik verbal maupun fisik, kurangnya pelatihan Sumber daya manusia untuk guru, serta tantangan dalam sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, termasuk masalah ekonomi keluarga siswa yang memengaruhi perlindungan anak di sekolah . Metodologi yang di gunakan secara kualitatif. Informan atau Nara sumber Kepala sekolah dan 5 guru , orangtua murid. Tata Usaha. Penelitian di Raudhatul Afthal As Shafa Purwakarta Jawa Barat. .Pendekatan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data di paparkan secara narasi bukan menggunakan hitungan statistik.Tujuan penelitian ini mengetahui Bagaimana implementasi Sekolah ramah anak dalam aspek nilai-nilai PAI . Implementasi dalam prinsip-prinsip pembelajaran ramah anak dan implikasi nilai-nilai PAI dalam penerapan sekolah ramah anak . Hasil penelitian Implementasi nilai - nilai PAI adalah Iman. Taqwa, beribadah Akhlak mulia . Implementasi Sekolah Ramah Anak membuat lingkungan belajar aman, nyaman. Tidak pilih kasih. . Implikasi meningkatkan metode mengajar gunakan media baru, variasi, membangun akhlak siswa toleransi, ibadah, dan mengoptimalkan kompetensi diri akademik, pedagogik, serta mengingatkan orang tua untuk terlibat aktif.
References
Cresswell. (2008). Educational Research: Planning, Conducting and Evaluating Quantitative and Qualitative Research Third Edition. Pearson Prentice Hall.
Daulay, H. P. (2012). Kapita Selekta Pendidikan Islam di Indonesia. Perdana Publishing.
Direktorat Jenderal PAUD dan DIKMAS. (2018). Prosedur operasi standar pendidikan anak usia dini inklusif program pembelajaran individual. In Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Issue 021). Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Eryandi, E. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Pendidikan Karakter di Era Digital. Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam, 1(1), 12–16. https://doi.org/10.62070/kaipi.v1i1.27
Erzad, A. M. (2018). Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak Sejak Dini Di Lingkungan Keluarga. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 5(2), 414. https://doi.org/10.21043/thufula.v5i2.3483
Fithriani, F. (2016). Iplementasi Filsafat Pendidikan Terhadap Kompnen Pendidikan Islam. Intelektualita, 4(2), 72–86. https://www.jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/intel/article/view/4138%0Ahttps://www.jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/intel/article/download/4138/2695
Fitriani, L., & Gelang, S. B. (2020). Membangun Pendidikan Ramah Anak Dalam Keluarga Di Era Pandemi Covid-19. Egalita, 15(1), 32–41. https://doi.org/10.18860/egalita.v15i1.10117
Heryani, R. D. (2017). HOMESCHOOLING SEBAGAI SEKOLAH ALTERNATIF RAMAH ANAK. Research and Development Journal of Education. https://doi.org/10.30998/rdje.v3i2.2011
Ii, B. A. B., & Pustaka, A. K. (2008). Anisa’ Ikhwatun. “Konsep Pendidikan Karakter Menurut Ratna Megawangi dan Relevansinya dalam Pembentukan Akhlak Anak Prasekolah” . (Skripsi, Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, 2008). 7. 7–36.
Mardianti, S., Cholimah, N., & Tjiptasari, F. (2023). Penanaman Nilai - Nilai Toleransi Anak Usia 5-6 Tahun di Sekolah Multikultural. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7476–7483. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5767
Mauliyah, A., & Naily Rohmah. (2024). Optimalisasi Pembentukan Karakter Anak Usia Dini: Manajemen Kurikulum dengan Pendekatan Perenialis dan Motivasi Orang Tua di Sekolah Alam. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 161–182. https://doi.org/10.19105/kiddo.v5i1.10964
Mulyasa, H. E. . (2017). Strategi pembelajaran PAUD. Remaja Rosdakarya.
Nugraha, S. A. (2016). Konsep Dasar Pendidikan Karakter. Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 158–176.
Nurdin, U. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Grasindo.
Nurlaila. (2015). Ilmu Pendidikan. Noerfikri.
Pujianti, R., Sumardi, S., & Mulyadi, S. (2021). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Selama Pembelajaran Jarak Jauh Di Raudhatul Athfal. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 117–126. https://doi.org/10.32678/AS-SIBYAN.V6I2.4919
Setiawan, G. (2004). Impelemiasi dalam Birokrasi Pembangunan. Balai Pustaka.
Siti Rukhani. (2021). Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas Vii. Al-Athfal, Volume 1 N, 8.
Soleh, A. N. (2016). Panduan Sekolah Ramah Anak. Erlangga.
Susiatik, T. (2018). Pendidikan karakter sebagai transformasi nilai-nilai luhur bangsa: Studi deskriptif pada guru SMA di kota semarang. Pawiyatan, 24(2), 128–139. https://e-journal.ivet.ac.id/index.php/pawiyatan/article/view/758
Wulandari, Y., Mahmuda, A. A., Astuti, M. D., Ariyanto, W. T., & Darmadi, D. (2021). Orientasi Pengembangan Dan Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Program Studi Pendidikan Matematika. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 4(2), 317–321. https://doi.org/10.31004/jrpp.v4i2.3155
Yulianto, A. (2016). Pendidikan Ramah Anak, SD IT Ihsan Cendikia. 1(2), 2527–2823.




.png)



