Pernikahan Dini di Kalangan Remaja SMP Kota Kabanjahe
Abstract
Early marriage in Indonesia, especially in Kabanjahe, is a complex social issue that still occurs with high frequency. This study aims to identify the factors that cause early marriage among junior high school students and evaluate the prevention efforts made by the school. The method used was qualitative with a descriptive approach, involving in-depth interviews with perpetrators of early marriage, teachers, and other related parties. The results showed that economic factors, low education, and cultural and social pressures are the main drivers of early marriage. In addition, the impact of the COVID-19 pandemic has exacerbated this situation with an increase in the number of marriage dispensations. This study recommends the need for collaboration between schools, families and communities in prevention efforts, as well as the importance of comprehensive education on the risks of early marriage. It is hoped that the results of this study can serve as a reference in developing more effective policies to protect children from early marriage practices.
References
Amelia, S., Aisya, L. R., Aulia, F., Annisa, F., Nabila, S., & Subhi, M. R. (2024). Fenomena Sosial Pernikahan Dini Di Desa Tlagasana Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang. Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora, 7(2), 46–53.
Amiruddin, A. (2024). Fenomena Kehidupan Pedagang Usia Lanjut Di Pasar Bungi Kabupaten Pinrang. repository.iainpare.ac.id.
Antoni, E., Halim, C. F., Beng, A. C., Abigail, A., Rusmana, A. R., & Jayadharma, F. (2024). Pandangan Mahasiswa Terhadap Fenomena Sosial Pernikahan Dini Di Provinsi Banten. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (INOVASI), 3(1).
Askandar, M. T., Afrizal, S., & Nurmala, M. D. (2023). Fenomena Tren Nikah Muda Di Kalangan Remaja. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(1), 56–66.
Atik, N. S., & Susilowati, E. (2022). Hubungan Peran Keluarga dengan Tingkat Pengetahuan Siswa SMK Tentang Pernikahan Dini di Masa Pandemi COVID 19. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 360–367.
B.Miles, M., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis - Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, Johnny Saldaña - Google Books. In Sage Publications.
Barisa, W. (2024). Konstruksi Sosial Masyarakat dalam Fenomena Pernikahan Dini di Desa Karangharjo, Kabupaten Jember. Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial, 6(1), 41–47.
Bura, T., Lin, N., Mercyana, N., & Tuto, Y. (2025). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Pendidikan Bagi Remaja di Desa Waiara Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 4(1), 110–118.
Fadilah, D. (2021). Tinjauan dampak pernikahan dini dari berbagai aspek. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 14(2), 88–94.
Fadlyana, E., & Larasaty, S. (2020). Pernikahan usia dini dan permasalahannya. Sari Pediatri, 11(2), 136–141.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S. R. I., Honesti, L., Wahyuni, S. R. I., Mouw, E., Mashudi, I., Hasanah, N. U. R., Maharani, A., & Ambarwati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue March). Surabaya: PT. Pustaka Pelajar. https://scholar. google. com/citations.
Fitri, A. (2019). Analisis Standpoint Theory dan Gerakan Feminisme dalam Film Mona Lisa Smile. Studi Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 1(1).
Gusnita, C. (2023). Fenomena Pernikahan Anak Usia Dini sebagai Penyimpangan Budaya Indonesia. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 7(2), 1–11.
Haslan, M. M., Yuliatin, Y., Fauzan, A., & Tripayana, I. N. A. (2021). Penyuluhan Tentang Dampak Perkawinan Dini Bagi Remaja di SMA Negeri 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2).
Hikmah, N. (2019). Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Pernikahan Dini Di Desa Muara Wis Kecamatan Muara Wis Kabupaten Kutai Kartanegara. EJournal Sosiatri-Sosiologi, 7(1), 261–272.
Imron, I. F., & Aka, K. A. (2018). Pembelajaran Fenomena Sosial Paling Mutakhir. LPPM IAI Ibrahimy Genteng Press & Erisy Syawiril Ammah, M. Pd.
Layli, N., & Prayogo, M. S. (2021). Fenomena Sosial Pernikahan Dini di Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember. An-Nisa Journal of Gender Studies, 14(2), 171–184.
Luruk, E. Y., & Tabun, M. (2023). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Pendidikan di Desa Lamea Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Pensos: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Pendidikan Sosiologi, 1(2), 11–19.
Mauludi, S. (2023). Pendidikan Agama sebagai prevensi pernikahan dini: analisis terhadap pemahaman dan praktik agama dalam mengatasi fenomena pernikahan dini di Pekanbaru. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 2(1), 13–22.
Mutmainnah, N. A., & Sumi, S. S. (2024). Efektivitas Health Education Melalui Video Learning Multimedia Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Mengenai Seks Bebas di SMK Laniang Makassar. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(2), 164–169.
Nurfadilah, I. H., Pertiwi, F. D., & Prastia, T. N. (2021). Gambaran Pernikahan Dini Pada Pus (Pasangan Usia Subur) Di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Tahun 2019. Promotor, 4(4), 322–328.
Octaviani, F., & Nurwati, N. (2020). Dampak pernikahan usia dini terhadap perceraian di Indonesia. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS, 2(2), 33–52.
Pratama, A., & Rahmadi, M. T. (2024). Kompleksitas Efek Domino dari Tren Pernikahan Dini yang Mendarah Daging. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13(1), 103–112.
Putri, E. T., Tazkiyah, A. Y., & Amelia, R. (2019). Self-awareness training untuk menghadapi fenomena pernikahan dini. PLAKAT: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, 1(1), 48–57.
Rika, R. (2023). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini (Studi Kasus di Desa Belaban, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang). digilib.upgripnk.ac.id.
Rismawanti, R. (2024). Fenomena pernikahan anak akibat hamil diluar nikah (studi di KUA Kecamatan Keera Kabupaten Wajo. repository.iainpare.ac.id.
Sari, I. P. (2018). Fenomena Pernikahan di Usia Muda di Kalangan Masyarakat (Studi Kasus di Desa Pisang Kecamatan Labuhanhaji). repository.ar-raniry.ac.id.
Sholeha, S., & Firdausiyah, V. (2025). Analisi Fenomena Pernikahan Dini Perspektif Uu Perkawinan No. 16 Tahun 2019 (Studi Kasus Media Sosial Terkait Pernikahan Dini Yang Dilakukan Oleh Influencer). JURISY: Jurnal Ilmiah Syariah, 5(1), 28–44.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Syaddad, I. A., & Putri, D. I. I. (2021). Teori Belajar Behaviorisme (dalam Perspektif Pemikiran Tokoh-tookohnya). digilib.uin-suka.ac.id.
Syahri, A., & Afifah, L. A. (2017). Fenomena hamil di luar nikah di kalangan remaja ditinjau dalam perspektif pendidikan Islam. Attarbiyah, 27, 1–18.
Syahril, M. (2022). Efektivitas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Dalam Pencegahan Pernikahan Di Bawah Umur Di Masyarakat Kabupaten Karo. repository.uinsu.ac.id.
Syalis, E. R., & Nurwati, N. N. (2020). Analisis dampak pernikahan dini terhadap psikologis remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(1), 29–39.
Umah, H. N. (2020). Fenomena Pernikahan Dini Di Indonesia Perspektif Hukum-Keluarga-Islam. Jurnal Al Wasith: Jurnal Studi Hukum Islam, 5(2).
Yanti, Y., Hamidah, H., & Wiwita, W. (2018). Analisis faktor penyebab dan dampak pernikahan dini di kecamatan kandis kabupaten siak. Jurnal Ibu Dan Anak, 6(2), 96–103.
Yunus, M., Aziz, A., Hasanah, N., Khasanah, J., & A’im, A. (2023). Pengaruh Pernikahan Dini Terhadap Tingkat Perceraian Di Kecamatan Abung Barat. Koloni, 2(1), 35–44.
Copyright (c) 2025 Anisah Andriani, Muhammad Jailani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















