Desentralisasi Pendidikan melalui Kurikulum Muatan Lokal dalam Menjaga Kearifan Lokal di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara
Abstract
Decentralization of education empowers the North Sumatra Provincial Education Office to develop a local content curriculum to preserve local wisdom amidst the currents of modernization and globalization. However, its implementation faces obstacles such as limited resources, low stakeholder participation, and a lack of school and teacher preparedness. This study aims to describe the implementation of educational decentralization through a local content curriculum in preserving local wisdom. The method used is descriptive qualitative with informants from the Education Office officials, principals, teachers, students, and parents. The analysis uses the Lindblom incremental model with three indicators: adjustment to community needs, continuous renewal, and actor participation. The results show that the normative authority of the provincial government has not been optimal. Some high schools do not implement local content due to a lack of policy socialization. Implementation is more through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) from the central government. Information transparency, provision of adequate resources, and increased community participation are needed for educational decentralization to effectively preserve local wisdom in North Sumatra.
References
Arlen., Safitri, A., & Trisoni, R. (2024). Dampak Desentralisasi Pendidikan terhadap Mutu Pendidikan. Jurnal Dirosah Islamiyah, 6(2), 308-317.
Azkiya, S. (2023). Implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di SMA Negeri 29 Jakarta (Bachelor's thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Bakry, A. (2010). Kebijakan pendidikan sebagai kebijakan publik. Jurnal Medtek, 2(1), 1-13.
Bida, O. (2021). Kebijakan Desentralisasi dan Disparitas Pendidikan Lokal di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara), 9(1), 228-248.
Damayanti, S. N. (2017). Analisis Prospektif Kebijakan Pengalihan Kewenangan Pendidikan Menengah dari Pemerintah Kota Surabaya ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Kebijakan dan Manajemen Publik, 5(3), 1-12.
Darisman, T., Apriliya, S., & Saputra, E. R. (2023). Kebijakan Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Sunda di SD Wilayah Perbatasan (Borderland) Jawa Tengah. Metodik Didaktik, 18(2), 1-10.
Darmadi, H. (2018). Educational management based on local wisdom (descriptive analytical studies of culture of local wisdom in west kalimantan). Journal of Education, Teaching and Learning, 3(1), 135-145.
Endayani, H. (2023). Model Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal. PEMA, 3(1), 25-32.
Fahinsa, F. R., Safarani, A. Z., Fitria, N., Saputra, M., & Sahliya, S. (2024). Pendampingan Projek P5 Melalui Program Asistensi Mengajar di SMA Laboratorium UM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(5), 1729-1737.
Faturohman, O., Sudrajat, A., & Ghoer, H. F. (2022). Manajemen Kurikulum Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Sunda. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(4), 1233-1245.
Ferdianto, V. B., & Rusman, R. (2019). Evaluasi implementasi kurikulum muatan lokal bahasa daerah dan pendidikan lingkungan hidup. Jurnal penelitian ilmu pendidikan, 11(2), 116-128.
Guntoro, M. (2021). Desentralisasi Dan otonomi daerah. Cendekia Jaya, 3(2), 1-9.
Hanggara, G. S., & Khususiyah. (2024, August). Pendidikan Pluralistik Dalam Kurikulum Merdeka Belajar. In Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran) (Vol. 7, pp. 531-548).
Izzah, I. (2024). Analisis Manifestasi Implementasi School Based Management pada Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Lembaga Pendidikan. Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 93-109.
Kautsar, A. A., Sazali, H., & Manurung, A. S. (2025). Sentiment Analysis of Rapper Azealia Bank's Statement About" Indonesia is the World's Trash Can" on Social Media X (@ azealiaslacewig). Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(2), 659.
Laili, F. N., Fatkhurrozi, A., & Niâ, H. M. (2023). Melestarikan kearifan lokal melalui kurikulum pendidikan dalam membangun nilai karakteristik peserta didik. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(1), 417-432.
Laily, M. K. M., Usman, A., & Hidayati, N. (2024). Penanaman karakter gotong royong melalui tema kewirausahaan dan kearifan lokal pada P5 kurikulum merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(3), 1-10.
Maharani, A. I., Istiharoh, I., & Putri, P. A. (2023). Program P5 sebagai implementasi kurikulum merdeka: Faktor penghambat dan upayanya. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 1(2), 176-187.
Maisyanah, M. (2018). Analisis Dampak Desentralisasi Pendidikan dan Relevansi School Based Management. Quality, 6(2), 1-13.
Manurung, A. S., & Manurung, P. (2024). Tourism communication strategy in developing halal tourism in the Lake Toba tourism area of North Sumatra. Jurnal Nomosleca, 10(1), 128-142.
Manurung, P., Saragih, A. H., & Hasibuan, P. (2024). A Study of the Philosophy of Education and Analysis of the Principles of Implementing Education according to the Al-Qur'an. Pharos Journal of Theology, 105(2).
Nasir, M. (2023). Pengembangan kurikulum muatan lokal dalam konteks pendidikan islam di madrasah. HUNAFA Jurnal Studia Islamika, 10(1), 1-18.
Nugroho, L. D., Pawestri, A., & Wardhani, I. S. (2020). Formulasi Kebijakan Pembentukan Kurikulum Muatan Lokal Budidaya dan Agribisnis Jagung. Veritas et Justitia, 6(2), 476-499.
Nor, B., Djatmika, E. T., Widjaja, S. U. M., & Wahyono, H. (2022). Development of Economic Learning Model Based on Pancasila Values. International Journal of Instruction, 15(1), 259-276.
Paranita, S. (2023). Nilai-Nilai Nuju Jerami Sebagai Sumber Pendidikan Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Bangka. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 1992-1998.
Purnawanto, A. T. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogy, 15(2), 76-87.
Prayetno, M. S., Hrp, A. C. P., & Manurung, P. (2025). Efektifitas Layanan Konseling Individu Dengan Pendekatan Konseling Realitas Untuk Meningkatkan Perilaku Sopan Santun Siswa Fatherless (Anak Yatim) di SMP Karya Jaya Tanjung Morawa. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(1), 465-474.
Rahmatih, A. N., Maulyda, M. A., & Syazali, M. (2020). Refleksi nilai kearifan lokal (local wisdom) dalam pembelajaran sains sekolah dasar: Literature review. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 151-156.
Ridwan, I., & Sumirat, I. R. (2021). Kebijakan desentralisasi pendidikan di era otonomi daerah. Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel), 7(1).
Rohil, Z. (2016). Desentralisasi Pendidikan;: Studi Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2006 Tentang Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun. JOIES (Journal of Islamic Education Studies), 1(1), 155-166.
Rosalia, F., & Kaguangan, D. (2024). Rasionalitas Kebijakan Desentralisasi Pendidikan di Provinsi Lampung (Kenyataan dan Harapan) The Rationality of Education Decentralization Policy in Lampung Province (Reality and Hope). PERSPEKTIF, 13(2), 339-346.
Rummar, M. (2022). Kearifan lokal dan penerapannya di sekolah. Jurnal Syntax Transformation, 3(12), 1580-1588.
Saraswati, D. A., Sandrian, D. N., Nazulfah, I., Abida, N. T., Azmina, N., Indriyani, R., ... & Lestari, I. D. (2022). Analisis Kegiatan P5 di SMA Negeri 4 Kota Tangerang sebagai Penerapan Pembelajaran Terdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Mipa, 12(2), 185-191.
Shilviana, K., & Hamami, T. (2020). Pengembangan kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Palapa, 8(1), 159-177.
Sofiani, N., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Wahyuni, Y. S. (2024). Kebijakan Desentralisasi Pendidikan serta Implementasi dalam Pendidikan di Indonesia. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 18(1).
Suminto, R. (2023). Pengaruh budaya global terhadap kearifan lokal di kalangan generasi muda. Jurnal Sosial dan Budaya, 8(3), 78-85.
Sumpena, S., Nurhamidah, S., & Hilman, C. (2022). Kebijakan Desentralisasi Pendidikan dan Implementasinya dalam Pendidikan di Indonesia. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 2(2), 41-51.
Suryawan, I. P. P., Sutajaya, I. M., & Suja, I. W. (2022). Tri Hita Karana sebagai Kearifan Lokal dalam Pengembangan Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 5(2), 50-65.
Syahril, A. (2024). Pengaruh Menonton Konten TikTok@ buiramira terhadap Pengetahuan dan Motivasi Menyelesaikan Tugas Akhir pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).
Trimurni, F., & Mansor, N. (2020). Decentralization of public healthcare services in the Province of Sumatera Utara, Indonesia. International Journal of Public Health, 9(4), 364-372.
Trimurni, F., PM, R. K., & Ginting, W. O. (2022, February). Bureaucracy challenges and prospects of transfer of authority to provide secondary education in North Sumatra Province. In Second International Conference on Public Policy, Social Computing and Development (ICOPOSDEV 2021) (pp. 139-147). Atlantis Press.
Viola, M. A., Vilanti, F. A., Rahman, I. A., Masita, M., & Setiyadi, B. (2024). Analisis Kurikulum Berbasis Masyarakat: Memanfaatkan Kurikulum Muatan Lokal Untuk Pendidikan yang Kontekstual. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 12(1), 112-124.
Wafiqni, N., & Nurani, S. (2019). Model Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(2), 255–270.
Widiatmaka, P. (2022). Strategi menjaga eksistensi kearifan lokal sebagai identitas nasional di era disrupsi. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 2(2), 136-148.
Copyright (c) 2025 Alya Sazkya, Februati Trimurni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















