Kebijakan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat menurut Peraturan Presiden No.120 Tahun 2025 Tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Perspektif Siyāsah Dustūriyyah
Abstract
Educational inequality remains a significant challenge, particularly for children from poor and extremely poor families. To address this issue, the government enacted Presidential Regulation Number 120 of 2025 concerning the Implementation of People's Schools (Sekolah Rakyat) as an affirmative educational policy aimed at expanding access to education for disadvantaged groups. This study aims to analyze the People's School policy and examine its conformity with the principles of Siyāsah Dustūriyyah. This research employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and analytical approaches. The data sources consist of primary legal materials, including laws and regulations, the Qur'an, Hadith, and classical Islamic political jurisprudence literature, as well as secondary legal materials from books and scientific journals. The results indicate that the People's School policy reflects the principles of justice (al-‘adālah), public welfare (al-maṣlaḥah al-‘āmmah), trustworthiness (amanah), and governmental responsibility (ulil amri) within the framework of Siyāsah Dustūriyyah. Furthermore, the policy is consistent with the objectives of maqāṣid al-syarī‘ah, particularly the protection of intellect (ḥifẓ al-‘aql), life (ḥifẓ al-nafs), and wealth (ḥifẓ al-māl). Therefore, the People's School policy can be regarded as a strategic effort by the government to promote educational equity and social welfare, although its implementation requires sustainable funding, effective governance, and continuous evaluation.
References
Al-Mawardi, A. al-H. A. ibn M. (1985). Al-Ahkam al-Sulthaniyyah wa al-Wilayat al-Diniyyah. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.
Al-Syatibi, A. I. I. bin M. (2004). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.
Anderson, J. E. (2015). Public Policymaking (Edisi 8). Cengage Learning.
Asshiddiqie, J. (2010). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Sinar Grafika.
Black, H. C. (1968). Black’s Law Dictionary. Revised (4th ed.). West Publishing Co.
Gulo, L. H., & Batubara, P. E. R. (2025). Penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 Perspektif Siyasah Dusturiyah. QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, 4(1), 112–121. https://doi.org/10.58738/qanun.v4i1.821
Hasanah, I. R. (2022). Pelaksanaan Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia di Dalam Bidang Pendidikan Tinjauan dari Pasal 31 Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Pamulang Law Review, 5(1), 77–84.
Hisyam, M., & Siradjuddin. (2025). Dampak Efisiensi Anggaran Pendidikan: Tinjauan Efektivitas Pelaksanaan Program Pendidikan dan Kualitas Outputnya. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 21–27. https://doi.org/10.63097/1kyadh15
Ibrahim, J. (2019). Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Bayumedia Publishing.
Indonesia, K. A. R. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan 2019. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kementerian Agama RI.
Iqbal, M. (2019). Fiqh Siyasah: Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam. Prenadamedia Group.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2026). Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Sudah Melebihi Target. Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Marpaung, N. M. K., Aisyah, S., Safitri, T. D., Al -Hakim, S., & Susanti, E. (2025). Penerapan Prinsip-Prinsip Fiqh Siyasah Dalam Sistem Pendidikan Kontemporer. Albayan Journal of Islam and Muslim Societies, 2(01), 1–11.
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum (Edisi Revi). Kencana.
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Mataram University Press.
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Program Indonesia Pintar (2020).
Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 Tentang Tata Kelola Sekolah Rakyat. (2025).
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 120 Tahun 2025 Tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat (2025).
Rafsanjani, M. F., Mukti, S., Kosim, R. M., Hidayat, A., & Supiana. (2026). Analisis kebijakan penyelenggaraan Sekolah Rakyat dalam tata kerja dan penerimaan peserta didik baru. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 179–191. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40667
Rizqillah, & Ulum, M. (2025). Sekolah Rakyat sebagai Strategi Pendidikan Inklusif untuk Pemberdayaan SDM Marginal di Indonesia: Analisis Program Era Presiden Prabowo. CAUSA: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 13(8), 1–13. https://doi.org/10.3783/causa.v13i8.1234
Rosada, S., & Khasanah, N. (2025). Pendidikan untuk mewujudkan keadilan sosial dalam peluang belajar siswa di tengah kesenjangan ekonomi. PPAI: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Agama Islam, 2(2), 1–13. https://doi.org/10.64677/ppai.v2i2.208
Sandriani, S., & Riofita, H. (2025). Kebijakan Pemerintah dalam Pemerataan Akses dan Kualitas Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15165–15169. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27891
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2026). Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
Sekretariat Presiden Republik Indonesia. (2026). Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo: Langkah Terobosan, Langkah Berani. Sekretariat Presiden Republik Indonesia.
Sukiati. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Perdana Publishing.
Susanti, D. O., & Efendi, A. (2022). Enelitian Hukum (Legal Research). Sinar Grafika.
Syarifuddin, A. (2018). Ushul Fiqh Jilid 2. Kencana.
Taimiyah, T. A. ibn A. H. I. (1966). Al-Siyasah al-Syar’iyyah fi Ishlah al-Ra’i wa al-Ra’iyyah. Dar al-Kitab al-’Arabi.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (1945).
Watunnaba, N., & Rusdianto, M. (2026). Pendidikan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda sebagai Bentuk Implementasi Eksklusi Sosial. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 7(1), 259–270. https://doi.org/10.29103/jspm.v7i1.25008
Yusdiana, R. (2018). Kebijakan Afirmatif dalam Mewujudkan Pemerataan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Administrasi Negara, 6(2), 39–50.
Copyright (c) 2026 Dea Ananda Amira, Khalid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















