Desain Desain Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural Pada Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Haudl Ketapang
Abstract
Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi Islam memiliki posisi strategis dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya religius, tetapi juga inklusif, moderat, dan siap hidup di tengah masyarakat yang majemuk. Kondisi sosial Kabupaten Ketapang yang ditandai dengan keberagaman etnis, budaya, dan agama mendorong STAI Al-Haudl Ketapang untuk mengembangkan kurikulum PAI berbasis multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan yang bersumber dari buku, artikel ilmiah, jurnal, dan penelitian relevan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI di STAI Al-Haudl Ketapang dilakukan dengan pendekatan humanistik, kontekstual, dan konstruktivistik dialogis. Tahapan pengembangan meliputi analisis kebutuhan sosial, perumusan visi dan profil lulusan, penyusunan materi ajar yang sarat nilai keberagaman, serta peningkatan kompetensi dosen. Materi pembelajaran tidak terbatas pada aspek normatif keagamaan, tetapi juga menekankan pentingnya toleransi, keadilan, dan dialog lintas budaya sebagai praktik keislaman yang ramah dan damai. Implementasi kurikulum ini terbukti mampu mendorong mahasiswa menjadi pribadi moderat, terbuka, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan demikian, model kurikulum PAI berbasis multikultural yang diterapkan di STAI Al-Haudl Ketapang dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan kurikulum serupa di perguruan tinggi Islam lainnya di Indonesia
References
Anggraini, K. (2025). Pendidikan Inklusif Anak Usia Dini : Menyusun Kurikulum Yang Responsif (Issue April).
Bakri, S. (2022). Multicultural Islamic Education : A Case Study Of Religious Tolerance And Harmony In Kalimanggis Village , District Kaloran , Temanggung Regency Pendidikan Islam Multikultural : Study Kasus Toleransi Dan Kerukunan Umat Beragama. 35(1), 65–80.
Banks, J. A. (2014). An Introduction To Multicultural Education.
Brereton, Kitchenham, Barbara Abudgen, David Turner, M., & Khalil, M. (2007). Lessons From Applying The Systematic Literature Review Process Within The Software Engineering Domain. 80(4), 571–583. Https://Doi.Org/10.1016/J.Jss.2006.07.009
Futaqi, S. (2018). Kompetensi Multikultural Lembaga Pendidikan Islam Pendahuluan Melihat Beberapa Perkembangan Kajian Diskusi Dan Seminar Belakangan Ini , Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia Mulai Menunjukkan Keseriusannya Dalam Menghadapi Permasalahan Global . Di Samping. 1(1), 1–18.
Harto, K. (2018). Agama Islam Berbasis Multikultural Kasinyo Harto. Pengembangan Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural.
Ilya. (2025). Konsep Dasar Dan Filosofi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural. 6(4), 2076–2085.
Ismail, S., & Sulaiman, W. (2023). Integrasi Pendidikan Multikultural Ke Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Membangun Moderasi Beragama Di Aceh Tamiang-Indonesia. 2779–2792. Https://Doi.Org/10.30868/Ei.V12i03.5289
Kasinyo Harto, T. (2019). Pengembangan Pembelajaran Pai Berwawasan Islam Wasatiyah : Upaya Membangun Sikap Moderasi Beragama Peserta Didik. 18(1), 89–110.
Kosasih. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Oleh :
Lestari Williyanti, A. H. H. (2024). Membangun Kurikulum Yang Relevan Dan Responsif : 4(1), 1–10. Https://Doi.Org/10.15408/Elementar.V4i1.32759
Mafhum, J. (2017). Urikulum Pai Multikultural Dalam Proses Pembelajaran Prespektif Al Qur’an. 2(November).
Muchlis, A. (2022). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Materi Multikultural. 94–99.
Nurbaya, S., & Tang, M. (2024). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural: Tinjauan Literatur. Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan, 15(2), 88–102. Https://Doi.Org/10.47625/Fitrah.V15i2.654
Prof. Dr. Agus Pahrudin, M. P. (2021). Pengembangan Model Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural.
Purwanto, Y., & Fauzi, R. (2019). Internalisasi Nilai Moderasi Melalui Pendidikan Agama Islam Di Internalizing Moderation Value Through Islamic Religious Education. 17(2), 110–124.
Qomarudin, M., & Pd, M. (2019). Model Pengembangan Kurikulum Pai Multikultural. 6(2), 98–101.
Ramadhon, L. (2023). Kurikulum Pai Multikultural. 1(1), 61–67.
Rizki, Z. (2022). Problem Pendidikan Multikultural Di Indonesia. 1(1), 1–12.
Suryadi, I. (2024). Realitas Virtual Dan Polarisasi Agama : Menelaah Pengaruh Media Sosial Di Indonesia.
Tang, M. (2023). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural Development Of A Multicultural Islamic Religious Education Curriculum. 18(2), 62–68. Https://Doi.Org/10.56338/Iqra.V18i2.3533
Toedien, F. A., & Murniati. (2023). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (Pai) Berbasis Multikultural. 18(2), 1272–1280.
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan.
Copyright (c) 2025 Syafrudin, Mutmainnah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All material published by CBJIS is protected by international copyright and intellectual property laws. CBJIS is licensed under CC-BY-SA or an equivalent license as an optimal license for the publication, distribution, use and reuse of scientific works. The author owns the copyright and gives the first publication rights journal with the work being licensed simultaneously under CC-BY-SA; Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in an institutional repository or on their website) before and during the submission process, because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger excerpts of works published with recognition of author's work and early publications in this journal (See Effects of Open Access). and any views expressed in this work are those of the author and not of the Editorial Board of the CBJIS Scientific Journal. CBJIS cannot be held responsible for the views, opinions and written statements of the authors or researchers published in this journal.
.gif)





