Pengaturan Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Melalui Platform Crowdfunding Di Indonesia Perspektif Maqashid Syariah

  • Farhan Tribowo Hidayat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Syafruddin Syam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Keywords: Accountability, Blockchain, Crowdfunding, Maqashid Shariah, Transparency, Zakat

Abstract

This study aims to analyze the regulation of transparency and accountability in zakat management through crowdfunding platforms in Indonesia, examine the role of blockchain technology in enhancing transparency and accountability, and evaluate these practices from the perspective of Maqashid Shariah. The research employed a normative juridical method with statutory approaches and analition. Data were collected through library research from laws and regulations, scientific journals, books, and other relevant literature. The findings indicate that existing regulations have not specifically governed transparency and accountability standards for zakat crowdfunding platforms, creating governance risks. Furthermore, blockchain technology has significant potential to improve transparency and accountability through secure, permanent, verifiable, and real-time auditable transaction records, thereby reducing the risk of fund misuse and increasing public trust. From the perspective of Maqashid Shariah, transparency and accountability in zakat management through crowdfunding are consistent with the objectives of Shariah, particularly the protection of wealth (hifz al-mal), life (hifz al-nafs), and religion (hifz al-din). Therefore, regulatory reforms, stronger supervision, and the optimization of digital technologies are necessary to establish transparent, accountable, and Shariah-compliant zakat governance.

References

Aan Anisah, dkk. (2025). Pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel di era digital: Implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Journal of Social Science Research, 5(3), 3048-3062.

Alwazir Abdusshomad. (2024). Blockchain dalam ekonomi syariah: Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas zakat, wakaf, dan sukuk. Al-Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam. 2(2). 75-77.

Al-Shāṭibī, Abū Isḥāq Ibrāhīm ibn Mūsā. Al-Muwāfaqāt fī Uṣūl al-Sharī’ah. Jilid II. Beirut: Dār al-Kutub al-„Ilmiyyah.

Anita,dkk.(2025). Building a sustainable crowdfunding model: Application of maqashid shariah in collecting infaq, alms and waqf in the digital era. MAZAWA: Journal Management of Zakat and waqf. 7 (1). 18-36.

Anshari, M., & Permata, C. (2024). Deforestasi Hutan Lindung dalam Proyek Strategis Nasional Food Estate: Perspektif Maqashid Syariah. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(3), 2031. https://doi.org/10.35931/aq.v18i3.3499

Badan Amil Zakat Nasional. (2023). Outlook Zakat Indonesia 2023. Jakarta: BAZNAS RI.

Baznas. (2025). Baznas RI Kuatkan Zakat Kontemporer Melalui Tranformasi Digital. Dalam https://baznas.slemankab.go.id/baznas-ri-kuatkan-fikih-zakatkontemporer-melalui-transformasi-digital-2025/, 27 November 2025

Baznas. (2025). Zakat Mal dan Crowdfunding. Dalam https://kotayogya.baznas.go.id/berita/news-show/zakat-mal-dancrowdfunding/16467, 05 Maret 2025.

Devin Irwan Jinoto. (2025). Blockchain untuk Transparansi dan Efisiensi Distribusi Zakat dalam Perspektif Hukum Islam. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam. Jurnal Keluarga Islam, 6(1), 14-24.

Ekha Afriani, dkk. (2025). Optimalisasi Penerapan PSAK 109 dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Keuangan Lembaga Sosial Islam. Journal of Islamic Economic Studies, 1(2), 151-160.

Fahrizal, dkk. (2026). Maqashid al-Sharia-Based Accountability in ZIS Accounting Practices: Evidence from.

Fatimah Zahara, “The Analysis of Maqashid Syariah on the Use of Fiat Money and Dinar Dirham,” Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), Vol. 3, No. 2, 2020, hlm. 1216–1226.

Indriyani, F., Mulyany, R., & Ibrahim, R. (2024). What Motivates People to Pay Zakat, Infaq, Sadaqah and Waqf (ZISWAF) Through Online Crowdfunding Platforms? International Journal of Islamic Business, 9(2).

Gilang Pramana Putra. (2025). Implementasi Pengelolaan Zakat Melalui Crowdfunding Perspektif Hukum Dan Teori Manajemen Berbasis Akuntabilitas Transparansi. Journal Of Islamic Business Law 9(3), 71-87.

Hairani, dkk. (2025). Analysis of accountability and transparency of digital zakat management in amil zakat institutions: A sharia accounting perspective. Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis. 3(1). 35-42.

Hanifatus Syaidah Zahara, dkk. (2023). Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga Pengelola Zakat Melalui Zakat Core Principles dan PSAK 109. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi. 6(1). 102-111.

Lestari, D., & Syam, S. (2025). Protection of Uncertified Waqf Land Assets: The Perspective of Law Number 41 of 2004 Concerning Waqf (Study of Batu Bara Regency). Journal Analytica Islamica, 14(2), 742–754.

Luluk Khutaini. (2025). Analysis of accountability and transparency of digital zakat management in amil zakat institutions: A sharia accounting perspective. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 3(1), 122-135.

M. Masrukhan. (2024). Penerapan blockchain dalam manajemen wakaf dan zakat: Transformasi menuju transparansi dan akuntabilitas. Dharma Ekonomi. 31(2). 98-99.

Malau, Mashuri Lot, dan Uswatun Hasanah. 2025. “Borneo: Journal of Islamic Studies.” Vol. 6, No. 1, hlm. 159–169.

Marzuki, Peter Mahmud. (2019). Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Jakarta: Kencana.

Miftahul Muharromi, dkk. (2025). Digitalisasi pengelolaan zakat: Penguatan transparansi dan efesiensi dalam keuangan publik Islam. JIESP: Journal of Islamic Economics Studies and Practices. 4(2). 257-266. Al- Shatibi. Al-Muwafaqat fi ushul al-shari„ah. Beirut: Dar al-Kutub al-„Ilmiyyah.

Mirina Asrya Mutya, & Isra Maulina. (2025). Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana Zakat dalam Perspektif Akuntansi Sektor Publik dan Akuntansi Islam. Journal of Public and Business Accounting, 6(1), 29-35.

Mokhammad Ainur Rofiq, dkk. (2025). Optimizing Zakat and Waqf through Digital Innovation in the Framework of Maqashid Syariah: A Solution for Poverty Alleviation in Indonesia. DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial. 10(2).360-368.

Muhammad Rizky & Teguh Dirgahayu. (2025). Blockchain for philanthropic crowdfunding in Indonesia: Enhancing transparency, accountability, and public trust. JUITA: Jurnal Informatika. 13(3). 329-337.

Nadia Puspita Sari. (2025). Optimalisasi teknologi blockchain dalam akuntansi zakat: Studi literatur akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Journal of Development Economics and Digitalization. 2(4). 419-426.

Najwa Maulida Khasanah, dkk. (2025). Implementasi teknologi blockchain dalam transparansi dan efisiensi pengelolaan zakat. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business. 4(4). 105.

Nasution, P. F. A., & Tarigan, T. M. (2022). Analisis Pemberitahuan Informasi Halal Pada Aplikasi Grab Food Menurut Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 4(2), 621–630. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v4i2.2025

Ningsih, W., Setiawan, D., & Aryani, Y. A. (2024). Empirical evidence of crowdfunding studies in Indonesia: A systematic literature review. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 26(1), 85–100. https://doi.org/10.34208/jba.v26i1.2463.

Nur Hayati Lubis & Muhammad Albahi. (2025). Transparansi, Akuntabilitas, Pengetahuan, Kepercayaan dan Reputasi Lembaga Terhadap Keputusan Masyarakat Membayar Zakat Pada Baznas Kota Pekanbaru. Journal Islamic Banking and Finance, 8(1) 79-92.

Nuril Muhaini. (2025). Digitalisasi dan Kepercayaan Donatur Analisis Pengaruh Platform Digital Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas di Lembaga Filantropi Islam ( Skripsi, Universitas Islam Negeri Palopo). Fajri Mulia Ningsih, dkk. (2024). Peran Teknologi Blokchain Dalam Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat. CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. 4(2). 87-94.

Otoritas Jasa Keuangan. (2018). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 37/POJK.04/2018 tentang Layanan Urun Dana melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding). Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding). Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2025 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 4. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Satriani & Nurjannah. (2025). Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat: Analisis Literatur dalam Perspektif Good Governance. Jurnal Studi Ekonomi dan Manajemen Terapan, 2(1), 23-34.

Siregar, M. H., & Syam, S. (2025). Implementasi Peraturan Bupati Kabupaten Deli Serdang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Keuangan Desa dalam Perspektif Siyasah Maliyah (Studi Kasus Ketidaktertiban Laporan dalam Pertanggungjawaban Dana Desa di Desa Paya Gambar Tahun 2023). QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, 4(1), 272–284.

Yessi Fitri, dkk. (2024). Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi Pengelola Zakat (Transparency and Accountability of Zakat Management Organizations). Jurnal Bimas Islam, 17(1), 215-243.

Zahara, F. (2020). The Analysis of Maqashid Syariah on the Use of Fiat Money and Dinar Dirham. Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences, 3(2), 1216–1226. https://doi.org/10.33258/birci.v3i2.964

Published
2026-08-31