.A.R Gibb Al-Qur’an dan Orientalis Dalam Mohammedanism An Historical Survei

  • Syaiful Nazaar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Abdul Rahman Munte Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
  • Rasid Ridho Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
  • Abdul Rofi Amrullah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
  • Safria Andy Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
Keywords: Al-Qur’an, Orientalis, Mohammedanism An Historical Survei

Abstract

Al-Quran adalah kitab suci umat Islam yang menjadi pijakan utama Islam, mereka tidak pernah mempertanyakan otentisitasnya sejak dahulu. Namun sakralitas al Qur’an tersebut terus menerus digerogoti oleh kaum yang sering disebut kaum orientalis beserta para pengikutnya. Mereka berusaha keras menghancurkan sakralitas al Qur’an dengan berbagai cara. Sikap kritis pada setiap karya para orientalis, berkaitan dengan kajian Islam pada umumnya dan Al Qur’an khususnya, jelas sangat diperlukan dalam dunia akademis. Dengan kata lain, kritik yang sebaiknya diarahkan pada mereka bukan berdasarkan agama mereka bukan Islam, tetapi atas dasar semangat untuk mencari kebenaran Ilmiah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perlakuan yang dapat diamati, sedangkan jenis penelitian dalam penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian studi kepustakaan (Library research) atau studi teks. Library research adalah yang mana data-datanya berbentuk dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan pemikiran Hamilton Alexander Roskeen Gibb tentang Al-Qur’an. Adapun kritik nya terhadap Al-Qur’an. Pertama Gibb memandang Al-Qur’an bukanlah sebagai kitab yang diwahyukan secara Ilahi, melainkan sebagai kitab ilham kemanusiaan yang dikeluarkan oleh Rasulullah, dikerjakan sendiri atau dengan bantuan orang lain, yang tidak jelas identitasnya. Kedua tentang kisah penghakiman terakhir (hari kiamat), menurut Gibb kisah tersebut sangat mirip dengan tulisan para bapak dan biarawan Kristen Siria. Ketiga terkait bahasa dan retorika yang digunakan Al-Qur’an bukanlah suatu hal yang dapat ditiru, bahkan orang Arab yang menguasai bahasa Arab tidak bisa membuat sama seperti yang ada dalam Al-Qur’an. Keempat, Gibb mengkritik tentang penulisan Al-Qur’an, mulai dari tanda baca dan bacaan yang Nabi sampaikan tidak ada perubahan dengan Al-Qur’an pada dasarnya. Kelima, Gibb juga mengkritik terkait tentang lantunan Al-Qur’an yang menggunakan sebuah irama, seperti tilawah. Kritikan-kritikan yang ditujukan pada Al-Qur’an, memberikan ruang pada sarjana muslim untuk membantah dan mengkritisi gagasan para orientalis, tidak boleh terlalu percaya karena banyak juga orientalis yang bermaksud menghancurkan agama Islam

References

Badawi, Abdurrahman. 2003. Ensiklopedi Tokoh Orientalis. Translation of Mausu’ah al-Mustasyriqin, by Amroeni Drajat, 1st edition, Yogyakarta: LkiS.

Baihaki, Egi Sukma. 2017. “Orientalisme Dan Penerjemahan Al-Qur’an.” Jurnal Ilmu Ushuluddin 16, no. 1 (2017): 21–36. https://doi.org/10.18592/jiiu.v16i1.1355

Gibb, Hamilton Alexander Rossken. Mohammedanism An Historical Survey. new york: OXFORD University Press, 1962

Gibb, H.A.R. and Kramers, J, H. 1954. Shorter Encyclopedia of Islam. Under the patronage of the International Union of Academies, London: Lucaz and co.

Gibb, H.A.R. 1978. Modern Trends in Islam. New York: Octagon Books Press.

Harahap, Syahrin. 2006. Metodologi Studi tokoh Pemikiran Islam. 1st edition, Jakarta: Istiqamah Mulya Press.

https://Abid3011.Blogspot.Com/2011/12/Hamilton-Alexander-Rossken-Gibb.Html Di Akses Pada Kamis 02 Oktober 2025 Pukul 23.12

Noer Huda Noor. 2013. “Orientalis Dan Tokoh Islam Yang Terkontaminasi Dengan Pemikiran Orientalis Dalam Penafsiran Al-Qur’an.” Al-Daulah 1, no. 2 (2013): 7487. “Qalanisi_History_of_Damascus.Pdf.Crdownload,” n.d.

Rahman, Fazlur. 1982. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition, Chicago London: The University of Chicago Press.

Rahmansyah, Imam Toriqor. 2021. “Critical Study On The Fallacies Of H.A.R.Gibb’s View On Modernity Of Islamic Thought.” Spektra 3, no. 1 (2021): 61–80. https://doi.org/10.34005/spektra.v3i1.1542.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Suharsaputra, Uhar. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Tindakan. Bandung: PT. Refika Aditama.

Wahyudi, Rudi. 2021. “Kritik Terhadap Qira’ah Al-Qur’an Perspektif Orientalis.” Tafakkur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 2, no. 1 (2021): 49–62.

Yatim, Badri. 2001. Sejarah Pemikiran Islam, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Yusup, Andi Asdar. 2016. “Metode Bibel Dalam Pemaknaan Al-Qur’an (Kajian Kritis Terhadap Pandangan Orientalis).” HUNAFA: Jurnal Studia Islamika 13, no. 1 (2016): 35–65. https://doi.org/10.24239/jsi.v13i1.413.35 65.

Zarkasyi, Hamid Fahmy et al. 2004. Tantangan Sekulerisasi dan Liberalisasi di Dunia Islam. 1st edition, Jakarta: Khairul Bayan, Sumber Pemikiran Islam.

Ziyad, Muhammad, Muhammad Hasbi Muhammad Satori, Najmi Faza, and Nur Ahsan. 2015. “Gibb Dan Goldziher: Biografi Dan Pemikirannya,” 2015, 1–16.

Published
2026-02-08
How to Cite
Syaiful Nazaar, Abdul Rahman Munte, Rasid Ridho, Abdul Rofi Amrullah, & Safria Andy. (2026). .A.R Gibb Al-Qur’an dan Orientalis Dalam Mohammedanism An Historical Survei. CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies, 8(1), 26-32. https://doi.org/10.37567/cbjis.v8i1.5014
Section
Articles