Peran Pengawas dalam Menumbuhkan Relegiusitas Pada Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Musi Banyuasin
Abstract
Religiusitas merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena mendukung perkembangan moral, spiritual, etika, sekaligus kompetensi akademik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran pengawas sekolah dalam menumbuhkan religiusitas di SMK di Kabupaten Musi Banyuasin. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan peserta didik sebagai informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawas sekolah memiliki peran strategis melalui tiga dimensi utama. Pertama, supervisi akademik yang mendorong integrasi nilai-nilai religius dalam setiap mata pelajaran sehingga pembelajaran tidak hanya menekankan aspek kognitif tetapi juga penguatan karakter spiritual peserta didik. Kedua, fasilitasi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, dan pendampingan terkait pengembangan materi pembelajaran yang mengedepankan akhlak dan etika. Ketiga, penguatan komunitas belajar berbasis nilai religius, meliputi pembiasaan kegiatan keagamaan, program mentoring, dan aktivitas ekstrakurikuler yang menanamkan spiritualitas. Peran pengawas ini berkontribusi pada terciptanya lingkungan sekolah yang kondusif bagi pengembangan religiusitas peserta didik, meningkatkan motivasi guru dalam menanamkan nilai moral, serta mendorong kolaborasi warga sekolah dalam membangun budaya religius. Temuan penelitian menegaskan bahwa pengawas sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pengawas administratif tetapi juga sebagai fasilitator pedagogis dan moral, sehingga memberikan implikasi penting bagi praktik supervisi pendidikan di SMK serta pengembangan karakter peserta didik secara holistik.
References
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. New York: Springer. Bryk, A. S., Sebring, P. B., Allensworth, E., Luppescu, S., & Easton, J. Q. (2010). Organizing schools for improvement: Lessons from Chicago. University of Chicago Press.
Bush, T., & Middlewood, D. (2019). Leading and managing education: Principles and practice. London: SAGE Publications.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.
Day, C., & Gu, Q. (2019). Educators’ professionalism and leadership. Routledge.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Farhani, R., dkk. (2023). Peran budaya sekolah religius dalam penguatan pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 145–158.
Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2018). SuperVision and instructional leadership: A developmental approach (10th ed.). Boston: Pearson.
Haerudin. (2025). Penguatan kompetensi guru dalam internalisasi nilai religius di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 55–72.
Hidayat, R. (2023). Supervisi reflektif sebagai strategi peningkatan profesionalisme guru. Jurnal Pengawasan Pendidikan, 7(2), 45–58.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Profil pendidikan Indonesia 2023. Jakarta: Kemendikbudristek.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Newbury Park, CA: SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Nugroho, T., & Dewi, S. (2023). Efektivitas pelatihan berbasis proyek dalam pengembangan media pembelajaran digital. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 12(1), 23–37.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. (2024). Peta pendidikan Kabupaten Musi Banyuasin 2024. Sekayu: Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Banyuasin.
Rahmawati, D. (2021). Supervisi akademik dalam peningkatan kompetensi guru di era digital. Jurnal Administrasi Pendidikan, 10(3), 112–125.
Sari, R., & Pratama, A. (2022). Pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap motivasi belajar siswa SMA. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(2), 56–67.
Supriyanto, E. (2022). Pendampingan intensif pengawas sekolah dalam adopsi teknologi pembelajaran di sekolah pedesaan. Jurnal Kependidikan, 9(1), 34–48.



