INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PRAKTIK ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT MELAYU SAMBAS

  • nilda Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
Keywords: Pendidikan Agama Islam; internalisasi nilai; Melayu Sambas; tradisi pernikahan; kearifan lokal

Abstract

Tradisi pernikahan masyarakat Melayu Sambas merupakan salah satu bentuk
kearifan lokal yang memiliki hubungan erat dengan nilai keagamaan dan kehidupan
sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai Pendidikan
Agama Islam yang terdapat dalam tradisi pernikahan serta mendeskripsikan proses
internalisasi nilai tersebut melalui kehidupan keluarga dan masyarakat. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi
pernikahan mengandung nilai akidah, akhlak, tanggung jawab, musyawarah,
ta'awun, ukhuwah, penghormatan kepada orang tua, kejujuran, kesopanan, dan
solidaritas sosial. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui keteladanan, nasihat,
pembiasaan, keterlibatan langsung generasi muda, dan interaksi sosial. Tradisi
pernikahan dapat berfungsi sebagai media pendidikan nonformal untuk memperkuat
karakter Islami. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan Pendidikan Agama
Islam berbasis kearifan lokal dengan menunjukkan bahwa praktik budaya dapat
menjadi sumber belajar kontekstual selama nilai yang diwariskan diselaraskan
secara kritis dengan ajaran Islam.

References

Bulhayat, B., Baharun, S., Jaudi, J., & Suwandi, S. (2023). Values of Islamic
education in local wisdom of the Bajo tribe. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1),
53–71. https://doi.org/10.38073/jpi.v13i1.735
Firmansyah, M. I., Nurdin, E. S., Hakam, K. A., & Kosasih, A. (2023). Local wisdom-
based PAI learning: Exploring integrated model in building student national
character. TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education, 10(1).
Ilham, I., Usman, S., Baharuddin, B., & Putra, P. (2025). Islamic educational values
contained in the wedding tradition of the Sambas Malay community. IJGIE:
International Journal of Graduate of Islamic Education, 6(1), 86–98.
https://doi.org/10.37567/ijgie.v6i1.3703
Ma'ruf, M., Juliansyah, J., & Lestari, V. (2024). Tradisi Narup pada masyarakat
Melayu Sambas perspektif nilai-nilai pendidikan Islam. Journal of Research
and Thought on Islamic Education, 7(1).
https://doi.org/10.24260/jrtie.v7i1.2961
Ma'ruf, M., Juliansyah, J., & Jumadir, J. (2024). Islamic education value in the
Bemeteng tradition of Malay Semanga Village, Sambas Regency. At-Turats.
Muizzuddin, M., Fatikhah, N., & Zainuddin, A. (2023). Internalisasi nilai-nilai
pendidikan Islam moderat berbasis kearifan lokal di Pondok Pesantren Al
Ikhlas Panceng Gresik. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 19(2).
https://doi.org/10.33754/miyah.v19i02.794
Nilda. (2025). Nilai pendidikan Islam dalam pantun pernikahan Melayu Sambas. ILJ:
Islamic Learning Journal, 3(4), 818–831.
https://doi.org/10.54437/iljjislamiclearningjournal.v3i4.2631
Pratiwi, A. P., Alfarisi, M. A., Lestari, A., & Haryati, M. S. (2024). Saprahan tradition
as local wisdom embodies the values of cultured Islamic education in West
Kalimantan, Indonesia. Mimbar Agama Budaya, 41(2), 134–148.
https://doi.org/10.15408/mimbar.v41i2.41322
Published
2026-06-08