MUDIK LEBARAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM PERSPEKTIF KAIDAH AL-‘ADAH MUHAKKAMAH

  • Zulkifli Zulkifli Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
  • Putri Nurmala Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
  • Siti Arrahmah Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
Keywords: Legal Maxim, Economy, Going Home

Abstract

This study aims to determine how Lebaran homecoming as an economic context in the perspective of al-‘adah muhakkamah. The paradigm used in this research is the paradigm of literature study or document study as secondary data, namely analyzing relevant scientific theoretical reading sources so that they can be used as the basis for research analysis to solve the problems raised. This study uses analytical techniques with qualitative methods through research methods that produce analytical descriptive data, because they do not use formulas and numbers using deductive thinking methods. The results of this study are: As a basis, this rule implies that adat becomes a legal stipulation, when there are no texts. This diversity makes Indonesia a beautiful unitary state. Returning home has two impacts, namely negative and positive. On the positive side, going home can increase economic growth. On the other hand, it also has a negative impact such as demonstrations for rural communities. This will result in travelers who are more likely to be stylish and look fashionable. Basically, going home aims to be able to redistribute money in various remote areas so that economic life can continue.

References

Al-Qardhawi, Y. (2010). Al-Qawaid al-Hakimah li Fiqh al-Mu’amat. Dar al-Syuruq.

Andaka, D. (2020). Dampak Pelarangan Mudik Akibat Pandemi Covid-19 Terhadap Bisnis Angkutan Udara Di Indonesia. Journal of Civil Engineering and Planning, 1(2), Article 2.

Author, K. Z. (2017). Peran Negara Dalam Distribusi Kekayaan (Perspektif Ekonomi Islam) | Zakiyah | AL-FALAH: Journal of Islamic Economics.

B Soebyakto, B. (2011). Mudik Lebaran (Studi Kualitatif). Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(2), 61–67.

Fawzi, R. (2018). Aplikasi Kaidah Fikih العادة محكمة Dalam Bidang Muamalah. Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(1), 147–167. https://doi.org/10.29313/amwaluna.v2i1.3279

Haidar, G., & Nurwati, N. (2021). Dampak Kebijakan Larangan Mudik Covid-19 Terhadap Budaya Mudik Di Indonesia. Jurnal Sosial Soedirman, 5(1), Article 1.

Hartanto, H., & Budiarto, D. (2022). Kebijakan Dalam Peniadaan Mudik (Perspektif Hak Asasi Manusia). Jurnal Meta-Yuridis, 5(1), Article 1.

Helpia, B. N., & Muchtar, H. (2020). Pelaksanaan Peraturan Kepala Desa No.4 Tahun 2019 Tentang Uang Adat di Desa Koto Mudik. Journal of Civic Education, 3(3), Article 3.

Hendrawan, H. (2020). Preferensi Perubahan Rute terhadap Informasi Kondisi Rute Mudik. MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL, 26(1), 17–25.

Herdianti, S., Permana, A., & Tarpin, T. (2018). Kereta Api dan Tradisi Mudik Lebaran di Bandung Tahun 1980-2014. Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah, 2(2), Article 2.

ibn Katsir, A. al fida I. bin U. (2000). Tafsir al-Qur’an al-‘Adzim. Al-Resalah.

Karimullah, S. S. (2021). Tinjauan Antropologi Hukum dan Budaya terhadap Mudik Lebaran Masyarakat Yogyakarta. Sosial Budaya, 18(1), Article 1.

Kementerian Agama RI. (2013). Al-Quran dan Terjemah. Semarang: Karya Toha Putra

Komarudin, P., & Hidayat, M. R. (2019). Konsekuensi Perbedaan Fikih Terhadap Kaidah Fikih. Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman Dan Kemasyarakatan, 19(1), Article 1.

M. Hikmat, M., Suyatman, U., Firdaus, D., & Suswanto, D. (2020, Mei 6). Implementasi maqasid syari’ah dalam ikhtiar memutus mata rantai persebaran Covid-19 di Indonesia [Other]. Pusat Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. http://digilib.uinsgd.ac.id

Mufid, M. (2016). Ushul Fiqh Ekonomi Dan Keuangan Kontemporer (Dari Teori Ke Aplikasi). Kencana.

Mulyadi, S., Basuki, H., & Prabowo, H. (2019). Metode Penelitian Kualitatif dan Mixed Method. Rajawali Pers.

Orinaldi, M. (2021). Dampak Pembatasan Kegiatan Masyarakat Terhadap Pertumbuhan Ekonomi: Suatu Kajian. J-MAS (Jurnal Manajemen Dan Sains), 6(2), Article 2.

Pebrianto, R., Rivanie, T., Nurfalah, R., Gata, W., & Julianto, M. F. (2020). Adopsi Algoritme Support Vector Machine untuk Analisis Sentimen Larangan Mudik Lebaran 2020 pada Twitter. Jurnal Teknik Komputer AMIK BSI, 6(2), Article 2.

Rahayu Nuria, F. (2021). Kebijakan pemerintah dan tradisi mudik lebaran pada masa pandemi COVID-19. SUPREMASI: Jurnal Pemikiran Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Hukum dan Pengajarannya, 64–74.

Ritonga, S. K. (2021). Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri Dimasa Pandemi Covid-19 Dalam Sudut Pandang Hukum Islam dan Budaya. Jurnal El-Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan Dan Pranata Sosial, 7(1), Article 1.

Siregar, Z., Nyorong, M., & Maryanti, E. (2022). Perspektif agama dan kesehatan tentang faktor penyebab kecemasan terhadap virus corona. Jurnal Kesmas Prima Indonesia, 6(1), Article 1.

Taufan, A. (2022). Peran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dalam Membantu Masyarakat Desa Tanjung Pauh Mudik Pada Masa Pandemi Tahun 2022. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(10), Article 10.

Ubaidillah, M. (2020). Aglomerasi Dalam Permenhub tentang Larangan Mudik dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Ekonomi. 4(1), 8.

Utomo, P., & Umami, Y. Z. (2021). Covid-19 Versus Mudik Telaah Tentang Efektivitas Kebijakan Pelarangan Mudik Lebaran Pada Masa Pandemi Covid-19. QISTIE, 14(1), Article 1.

Zulkifli, Z. (2022). Kaidah-Kaidah Fikih Dalam Bermuamalah (hlm. 134–155). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - IAIN Lhokseumawe.

Published
2023-05-27