SIKAP MUSLIM DALAM MELAKSANAKAN TAKLIF DAN MEWUJUDKAN MASLAHAH

  • Fatthurohman Fatthurohman Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah
  • Kurniati Kurniati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Lomba Sultan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Keywords: sikap, muslim, taklif, mashlahah

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan bahwa ada kalanya taklif yang dibebankan syariat tidak sejalan dengan hukum atau aturan yang berlaku di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang makna taklif dan mashlahah dan mencoba menganalisis sikap bagi seorang muslim terhadap taklif dalam rangka mewujudkan mashlahah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian kepustakaan, dan sumber data sekunder. Berdasarkan kajian normatif dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa taklif pada dasarnya merupakan pembebaban yang diberikan syariat untuk menghasilkan mashlahah atau manfaat bagi muakallaf dan kehidupan manusia secara umum. Beberapa syarat yang harus dilaksanakan adalah mashlahah yang dihasilkan harus sesuai dengan tujuan syari’ah, harus dapat diterima oleh rasio atau akal manusia, mashlahah harus berlaku umum, dan tidak boleh mengorbankan pihak lain. Adapun sikap seorang muslim dalam melaksanakan taklif dalam rangka mewujudkan mashlahah adalah dengan mengembalikan setiap persoalan kepada konsep mashlahah yaitu konsep al-mashlahah al-‘ammah.

References

Abdurrahman, Z. (2020). TEORI MAQASID AL-SYATIBI DAN KAITANNYA DENGAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA MENURUT ABRAHAM MASLOW. Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam, 22(1). Retrieved from https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/alfikr/article/view/15534

Afrizal, A. (2016). Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagai Disiplin Ilmu (3rd ed.). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Amri, M. (2018). KONSEP MASLAHAH DALAM PENETAPAN HUKUM ISLAM (Telaah Kritis Pemikiran Hukum Islam Najamuddin At- ThuFi). Et-Tijarie: Jurnal Hukum Dan Bisnis Syariah, 5(2). doi: 10.21107/ete.v5i2.4585

Ansory, I. (2015). Taklif dan Kewajiban Manusia. Retrieved January 19, 2023, from https://www.rumahfiqih.com/z.php?id=102

Gunawan, I. (2015). METODE PENELITIAN KUALITATIF. Retrieved from http://fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/3_Metpen-Kualitatif.pdf

Ipandang, I. (2015). TANGGUNGJAWAB MANUSIA TERHADAP AL MASLAHAH (KAJIAN USHUL FIQHI). Al-’Adl, 8(2), 163–182. doi: 10.31332/aladl.v8i2.366

Kadenun, K. (2018). Istihsan sebagai Sumber dan Metode Hukum Islam. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 10(02). doi: 10.5281/zenodo.3559262

Khallaf, A. W. (2004). ’Ilmu Ushul Al-Fiqh. Kairo: Al-Haramain.

Khisni, H. A. (2011). TRANSFORMASI HUKUM ISLAM KE DALAM HUKUM NASIONAL (Studi Ijtihad Hakim Peradilan Agama tentang Pengembangan Hukum Kewarisan dalam Kompilasi Hukum Islam dan Kontribusinya terhadap Hukum Nasional). Semarang: Unissula Press.

Rakib, A. (2021). MUKALLAF SEBAGAI SUBJEK HUKUM DALAM FIQIH JINAYAH. HAKAM: Jurnal Kajian Hukum Islam Dan Hukum Ekonomi Islam, 5(2). doi: 10.33650/jhi.v5i2.3585

Rohidin, R. (2016). PENGANTAR HUKUM ISLAM: Dari Semenanjung Arabia hingga Indonesia (1st ed.; M. Nasrudin, Ed.). Yogyakarta: Lintang Rasi Aksara Books. Retrieved from https://law.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/02/Pengantar-Hukum-Islam-buku-ajar-rohidin-fh-uii.pdf.pdf

Toriquddin, M. (2014). TEORI MAQÂSHID SYARÎ’AH PERSPEKTIF AL-SYATIBI. De Jure: Jurnal Hukum Dan Syar’iah, 6(1). doi: 10.18860/j-fsh.v6i1.3190

Published
2023-01-20
How to Cite
Fatthurohman, F., Kurniati, K., & Sultan, L. (2023). SIKAP MUSLIM DALAM MELAKSANAKAN TAKLIF DAN MEWUJUDKAN MASLAHAH. Shar-E : Jurnal Kajian Ekonomi Hukum Syariah, 9(1), 1-8. https://doi.org/10.37567/shar-e.v9i1.1570