Keterkaitan Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Abstract
Pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) merupakan penentu utama mutu pendidikan, namun pengembangan kompetensi dan penilaian kinerja, dua fungsi manajemen sumber daya manusia yang seharusnya saling menopang, sering dikelola sebagai proses yang terpisah. Kajian ini bertujuan menjelaskan konsep manajemen sumber daya manusia pendidikan berbasis kinerja, menganalisis pengembangan kompetensi dan penilaian kinerja PTK beserta keterkaitan keduanya, serta merumuskan model konseptual integrasi kedua komponen tersebut. Kajian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, bersumber pada peraturan perundang-undangan, artikel jurnal nasional dan internasional, serta buku akademik, yang dianalisis melalui analisis isi tematik dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi dan penilaian kinerja PTK, pada sebagian besar literatur yang ditelaah, dilaporkan berjalan paralel tanpa penautan eksplisit; hasil penilaian kinerja jarang terbukti menjadi dasar langsung perencanaan program pengembangan. Kajian ini mengidentifikasi tiga faktor yang menentukan keberhasilan keterkaitan tersebut, yaitu kualitas umpan balik yang berorientasi tugas, orientasi sistem penilaian ke arah pengembangan dan bukan semata kontrol, serta kualitas relasi antara PTK dan pemimpin lembaga. Berdasarkan sintesis ini, kajian mengajukan model konseptual tujuh tahap yang menghubungkan pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, umpan balik, dan mutu pendidikan sebagai satu siklus berkelanjutan. Kajian ini menegaskan keterbatasannya sebagai sintesis konseptual dan menyarankan pengujian empiris lebih lanjut, khususnya pada tenaga kependidikan yang masih kurang terwakili dalam literatur.
References
Astagini, R. A., Nadifah, N. I., & Luwihta, A. D. (2022). Penerapan manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kompetensi guru. AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 32–43. https://ejurnal.staiha.ac.id/index.php/aksi
Belete, S. B., & Huang, F. (2026). Teachers performance appraisal system and teacher motivation in Ethiopia secondary schools: A systematic review and research agenda. Studies in Educational Evaluation, 90, Article 101647. https://doi.org/10.1016/j.stueduc.2026.101647
Cano García, E. (2024). Peer feedback for teaching professional development: Conditions for it to take effect. Cogent Education, 11(1), Article 2391577. https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2391577
Dahle, D. Y. (2022). Magic muzzles? The silencing of teachers through HRM, performance appraisal, and reputation concern. International Journal of Public Sector Management, 35(2). https://doi.org/10.1108/IJPSM-02-2021-0048
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.
De la Iglesia, B., Forteza, D., & Duma, L. (2024). Peer feedback in teacher professional development: A systematic review. Revista Española de Pedagogía, 82(288), 335–358. https://doi.org/10.22550/2174-0909.4044
Desimone, L. M. (2009). Improving impact studies of teachers' professional development: Toward better conceptualizations and measures. Educational Researcher, 38(3), 181–199. https://doi.org/10.3102/0013189X08331140
Direktur Jenderal Pendidikan Islam. (2019). Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1111 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja Kepala Madrasah. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Guskey, T. R. (2002). Professional development and teacher change. Teachers and Teaching, 8(3), 381–391. https://doi.org/10.1080/135406002100000512
Handoko, T. H. (2012). Dasar-dasar manajemen personalia dan sumber daya manusia (2nd ed.). Bumi Aksara.
Hasibuan, M. (2012). Manajemen sumber daya manusia (Rev. ed.). Bumi Aksara.
Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487
Hidayah, H., & Sumarno. (2023). Manajemen peningkatan kompetensi dan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan. Jurnal Mumtaz, 3(2), 117–126.
Jannah, N. N., Firdausy, E. K., Afrida, Y., Salsabila, D. T., & Hidayat, R. (2024). Peningkatan kompetensi dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di MAN 3 Jember. PENDIKDAS: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 5(2), 103–113. https://doi.org/10.56842/pendikdas.v5i2.388
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 271/O/2025 tentang Pedoman Pengelolaan Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Kluger, A. N., & DeNisi, A. (1996). The effects of feedback interventions on performance: A historical review, a meta-analysis, and a preliminary feedback intervention theory. Psychological Bulletin, 119(2), 254–284. https://doi.org/10.1037/0033-2909.119.2.254
Menteri Agama Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Agama Nomor 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah (sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 24 Tahun 2018).
Payong, M. R. (2011). Sertifikasi profesi guru: Konsep dasar, problematika, dan implementasinya. Indeks.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Rosidah, A. S., Rahman, W. I., Aulia, M., Ariansyah, R., & Fauzi, I. (2023). Penilaian kinerja guru di sekolah dasar, antara tantangan dan peluang. Dimar: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 1–23.
Septiyanti, S., Muspawi, M., & Hasanah, R. (2026). The role of performance appraisal in human resource development in educational organizations: A literature review. Indonesian Journal of Education, Social Sciences and Research, 7(2), 92–97. https://doi.org/10.30596/ijessr.v7i2.29853
Sintasari, B. (2024). Manajemen pengembangan kompetensi tenaga pendidik di madrasah. At Tadbir: Islamic Education Management Journal, 2(1), 36–45.
Zahiq, M. (2024). Kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Al-Idaroh: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 88–102.
Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.



