Analisis Implikasi Program Literasi Keagamaan Menumbuhkan Minat Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Kelas VI Di Sd Negeri 29 Sukaramai Sambas Tahun Pelajaran 2025-2026
Abstract
This study examines the implications of implementing a religious literacy program to foster interest in reading the Qur'an among sixth-grade students at SD Negeri 29 Sukaramai Sambas in the 2025–2026 academic year. The study aims to describe program planning, implementation, and evaluation. It uses a qualitative phenomenological approach, with observation, interviews, and documentation as data collection techniques, and data reduction, data display, verification, and conclusion drawing as analysis techniques. The findings show that planning involved needs analysis, program objectives, strategies and methods, and supporting facilities. Implementation was conducted routinely through 15-minute sessions before learning activities on Monday–Wednesday and a 60-minute Friday Cinta Qur'an program, using individual face-to-face guidance. Evaluation indicated increased interest in Qur'an reading, improved reading ability including makharijul huruf and tajwid, and positive changes in students' religious attitudes and behavior.
References
Arifin, Z. (2012). Penelitian Pendidikan: Metode dan Paradigma Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Arikunto, S. & Jabar, C. S. A. (2014). Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Dalman. (2014). Keterampilan Membaca. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Fathurrohman, M. (2015). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Fattah, N. (2012). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hurlock, E. B. (2002). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Indriani, F. & Holisah. (2021). Evaluasi Program Pembelajaran Menggunakan Model CIPP Berbasis Fenomenologi. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145–158.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kerlinger, F. N. (2006). Asas-Asas Penelitian Perilaku. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Miles, M. B., Huberman, M., & Saldana. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugrah, N. U. (2019). Implementasi Teori Belajar Konstruktivisme dalam Pembelajaran. Jurnal Humanidades, 7(2), 121–130.
Terry, G. R. (2010). Prinsip-Prinsip Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.



